Hukum Mengumpulkan Rambut Rontok Saat Haid Atau Nifas

0
4864

BincangSyariah.Com – Haid merupakan gejala alamiah yang dialami setiap wanita di muka bumi. Bagi muslimah yang haid, ada hal-hal yang dilarang baginya untuk melaksanakan ritual ibadah, seperti shalat, puasa, memegang mushaf dan lain sebagainya.(Baca: Tafsir Surah al-Baqarah Ayat 222; Sejarah Haid dalam Agama Samawi)

Terkadang mungkin sebagian mulsimah mendengar bahwa wanita yang sedang haid, atau nifas setelah melahirkan itu tidak boleh mencukur rambut atau rambut rontok perlu dikumpulkan. Rambut rontok itu katanya di hari kiamat akan kembali meminta pada pemiliknya untuk dibasuh. (Baca: Tujuh Hal yang Diharamkan Bagi Wanita Saat Haid)

Selain itu, setelah wanita suci, rambut atau kuku yang dipotong itu dibasuh bersamaan dengan mandi suci. Apakah hal tersebut wajib dilakukan? Untuk mendapatkan jawaban mengenai wajib atau tidaknya mengumpulkan rambut rontok saat sedang haid atau nifas, mari simak penjelasan Ustadz Ahong ini:

 

Baca Juga :  Adakah Fitnah yang Lebih Besar Selain Kemunculan Dajal?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here