Lagu Aisyah Istri Rasulullah dan Fakta Sejarah Berdasarkan Hadis Nabi

2
1470

BincangSyariah.Com – Sayyidah ‘Aisyah (613/614-678 Masehi) akhir-akhir ini menjadi figur yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Ini disebabkan karena lagu ‘Aisyah istri Rasulullah mendapatkan respon cukup positif dari masyarakat luas. Lagu tersebut menceritakan tentang sisi romantis Nabi dengan ‘Aisyah. (Baca: Peran Aisyah dalam Penyebaran dan Kritik Hadis)

Cerita-cerita romantis ‘Aisyah dengan Nabi Muhammad pada dasarnya cukup banyak. Di antaranya adalah: Nabi Muhammad Saw. dalam sejarahnya ternyata pernah balapan lari dengan ‘Aisyah r.a. Hal ini terdokumentasikan dengan baik dalam sebuah riwayat yang bersumber dari ‘Aisyah RA, sebagai berikut:

خَرَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأنا خَفِيفَةُ اللَّحْمِ فَنَزَلْنَا مَنْزِلاً فَقَالَ لأَصْحَابِهِ : تَقَدَّمُوا ثُمَّ قَالَ لِي : تَعَالَيْ حَتَّى أُسَابِقَكِ فَسَابَقَنِي فَسَبَقْتُهُ ثُمَّ خَرَجْتُ مَعَهُ فِي سَفَرٍ آخَرَ ، وَقَدْ حَمَلْتُ اللَّحْمَ فَنَزَلْنَا مَنْزِلاً فَقَالَ لأَصْحَابِهِ : تَقَدَّمُوا ثُمَّ قَالَ لِي : تَعَالَيْ أُسَابِقُكِ فَسَابَقَنِي فَسَبَقَنِي فَضَرَبَ بِيَدِهِ كَتِفِي وَقَالَ : هَذِهِ بِتِلْكَ.

Aku (‘Aisyah) pernah keluar bersama Rasulullah Saw., dan saat itu aku masih kurus. Ketika kami telah sampai di suatu tempat, beliau berujar kepada para sahabatnya: “Pergilah kalian terlebih dahulu!” Kemudian beliau menantangku untuk berlari, “Ayo kesinilah! aku akan berlomba denganmu!” kemudian beliau berlomba denganku, namun akhirnya aku memenangkan lomba tersebut.

Pada lain kesempatan, aku kembali keluar bepergian bersama beliau, dan saat itu badanku semakin besar, ketika kami berada di suatu tempat, Rasulullah Saw kembali berkata kepada para sahabatnya: “Pergilah kalian terlebih dahulu!” Kemudian beliau menantangku untuk berlari, “Ayo kesinilah! aku akan berlomba denganmu!” Kemudian beliau berlomba denganku, tetapi akhirnya beliau memenangkan lomba tersebut.

Beliau mengatakan bahwa ini adalah balasan dari kekalahan beliau sebelumnya sembari memukul pundakku. Riwayat ini terdapat dalam banyak kitab hadis, seperti Musnad Ahmad bin Hanbal, al-Sunan al-Kubra li al-Nasa’i, dan Mushannaf ibn Abi Syaibah.

Baca Juga :  Pengakuan Para Sahabat dan Ahli Sejarah tentang Kefaqihan Sayyidah Aisyah

Secara kualitas riwayat ini tidak bermasalah, hal ini sebagaimana yang diutarakan oleh Syu’aib al-Arnauth bahwa rangkaian sanadnya baik (jayyid), hampir seluruh perawinya adalah perawi yang dimiliki oleh Imam Bukhari dan Muslim kecuali ‘Umar bin Abi Hafsh al-Mu’ithi. Selengkapnya, silakan simak video Ustadz Ahong ini! semoga bermanfaat!

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here