Heboh Logo HUT RI ke-75, Ini Sejarah Kata Salib dalam Al-Qur’an

3
3839

BincangSyariah.Com – Belakangan ini masyarakat meributkan logo HUT RI yang dianggap mirip salib. Padahal makna desain logo sudah tercantum di berkas Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 & Pedoman Visual Penggunaan. Penjelasan makna tentang logo tersebut bisa diunduh di situs resmi Setneg.go.id.

Konfigurasi desain yang dipermasalahkan dan dinilai mirip salib adalah design supergraphic. Desain tersebut terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun dan dipecah menjadi 10 bagian. Masing-masing bagian merepresentasikan komitmen dan nilai-nilai luhur dari Pancasila.

Namun ada yang menganggap logo tersebut sebagai salib. Sebagian Muslim Indonesia diajak tidak rasional dan pobia terhadap salib. Apakah bila kita umat Muslim melihat salib lantas menjadi Kristen? Kan tidak.

Sebelumnya juga ada yang mengaitkan arsitektur masjid Daan Mogot itu dengan simbol salib. Seorang ustadz mengaitkan lagu naik ke puncak gunung dengan salib.

Imam Ibnu Arab pernah menjelaskan mengenai hakikat salib dalam kitabnya al-Futuhat al-Makkiyyah.

Kata salib sendiri dalam bahasa Arab atau Al-Qur’an surah an-Nisa ayat 157 itu juga mengambil dari bahasa orang Kristen ortodoks di Suriah, tidak murni bahasa Arab.

Terkait hal ini, Ustadz Ahong menjelaskan asal-usul kata salib dalam bahasa Arab yang mana merupakan bahasa Al-Qur’an yang diserap dari bahasa-bahasa asing. Simak penjelasan lengkap Ustadz Ahong!

Baca Juga :  Ingin Makan? Jangan Lupa Tips Makan yang Diajarkan Rasulullah Saw

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here