Bolehkah Menyusun Bacaan Zikir Sendiri?

0
1723

BincangSyariah.Com – Bolehkah menulis atau menyusun bacaan zikir sendiri ? Dalam video kali Ustadz Juriyanto, Lc. akan menjawab bagaimana kedudukan bacaaan zikir yang disusun sendiri tersebut ? Apakah ia kemudian mutlak diharamkan karena menurut sementara kalangan, tidak berdasarkan ajaran Rasulullah Saw. ?

Sekilas jika kita melihat pemaparan Ustadz Juriyanto, sebenarnya para ulama ketika menyatakan kebolehan menyusun zikir sendiri tersebut berdasarkan landasan dari hadis Nabi Saw. Jadi, alkisah di suatu malam Rasulullah pernah masuk ke dalam sebuah masjid (kemungkinan yang kini disebut dengan Masjid Nabawi). Kemudian, ada seorang laki-laki yang berdoa dengan redaksi yang Nabi Saw. belum pernah sampaikan.

Melihat hal tersebut, dapatkah kita menerka respon Nabi Saw. ?

Jawabannya beliau justru memberikan “apresiasi” atas doa yang disampaikan oleh laki-laki tersebut. Nabi Saw. bahkan mengatakan kepada para sahabatnya bahwa laki-laki tersebut berdoa dengan al-Ism al-A’zham yang membuat Allah akan mengabulkan permintaan sang hamba, mengabulkan yang juga ia minta kepada-Nya.

Bagaimana selengkapnya cerita pertemuan Nabi Saw. dengan sang lekaki tersebut ?

Di video ini juga akan dibahas soal boleh tidaknya mengkhususkan waktu tertentu untuk ibadah tertentu. Lagi-lagi, dasarnya ternyata ada dalam kedua sumber hukum Islam ini, yaitu Al-Qur’an dan Hadis.

Ikutin terus ya video-video kami.

Baca Juga :  Abul Husain Nuri Belajar Menjaga Ketenangan dalam Bermeditasi dari Kucing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here