Hukum Jual-Beli Mushaf Alquran

0
261

BincangSyariah.Com – Saat ini Alquran termasuk barang yang diperjualbelikan di toko-toko, pasar dan lain sebagainya. Meski banyak juga orang yang mewaqafkan Alquran dan tidak mau menjualnya. Hal ini salah satunya didorong oleh keyakinan sebagian masyarakat bahwa Alquran dilarang untuk dijual seperti barang-barang lainnya. Benarkah menjual Alquran dilarang?

Pada dasarnya, menjual Alquran diperbolehkan dan tidak ada larangan di dalam Islam untuk menjual atau membelinya. Para ulama mengatakan bahwa menjual atau membeli Alquran hukumnya adalah sah. Hal ini sebagaimana telah dikatakan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran berikut;

يصح بيع المصحف وشراءه

“Sah menjual dan membeli mushaf.”

Meskipun sah menjual dan membeli Alquran, hanya saja para ulama masih berbeda pendapat terkait status hukum dari praktek menjual dan membeli Alquran. Menurut Imam Syafii dan kebanyakan ulama Syafiiyah, membeli Alquran hukumnya sah dan tidak makruh. Sementara menjualnya dihukumi sah namun makruh. Ini adalah pendapat yang paling shahih. Imam Nawawi berkata;

ولا كراهة في شراءه وفي كراهية بيعه وجهان  لاصحابنا اصحهما وهو نص الشافعي انه يكره

“Dan tidak makruh menjual mushaf. Adapun kemakruhan menjual mushaf ada dua pendapat di kalangan sahabat kami (ulama Syafiiyah). Yang paling sahih dari dua pendapat tersebut, dan ini merupakan pernyataan Imam Syafii, adalah dimakruhkan menjual mushaf.”

Adapun menurut Imam Hasan al-Bashri, ‘Ikrimah, al-Hakam bin ‘Utbah dan satu riwayat dari Ibnu Abbas, bahwa menjual dan membeli tidak dimakruhkan. Sebagian ulama lain, seperti ‘Alqamah, Ibnu Sirin, Nakha’i, Syuraih, Masruq, Abdullah bin Yazid mengatakan bahwa menjual dan membeli mushaf adalah makruh.

Imam Nawawi dalam kitab al-Tibyan menyebutkan sebagai berikut;

Baca Juga :  Amalan yang Dapat Mengantarkanmu ke Surga

وممن قال : لا يكره بيعه وشراءه الحسن البصري وعكرمة والحكم بن عتبة وهو مروي عن ابن عباس. وكرهت طائفة من العلماء بيعه وشراءه وحكاه ابن المنذر عن علقمة وابن سيرين والنخعي وشريح ومسروق وعبد الله بن يزيد

“Sebagian yang berkata, ‘Tidak makruh menjual dan membeli mushaf,’ adalah al-Hasan al-Bashri, Ikrimah, al-Hakam bin Utbah, dan ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas. Sebagian golongan ulama memakruhkan menjual dan membeli mushaf. Ini diceritakan Ibnu al-Munzir dari Alqamah, Ibnu Sirin, Nakha’i, Syuraih, Masruq dan Abdullah bin Yazid.”



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here