Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Muazin

0
2227

BincangSyariah.Com – Selain sebagai syiar Islam, azan juga menjadi penanda masuk waktu salat. Dahulu Rasul dan sahabat masih bingung soal penanda awal masuk waktu salat. Ada yang mengusulkan menggunakan lonceng sebagaimana digunakan agama Nasrani dan ada pula yang mengusulkan terompet seperti agama Yahudi.

Sampai akhirnya Abdullah bin Zaid bermimpi bertemu seorang yang menyuruhnya untuk mengumandangkan azan ketika masuk waktu salat. Mimpi itu kemudian diberi tahu kepada Rasulullah. Rasulullah pun membenarkan mimpi Abdullah bin Zaid, karena Umar bin Khattab juga mengalami hal yang sama. Setelah itu, Bilal bin Rabbah diminta untuk mengumandangkan azan karena suaranya bagus dan lantang.

Syeikh Abdul Qadir al-Jailani dalam Ghunyatul Thalibin menyebut beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh muazin. Ini perlu diperhatikan karena bagaimanapun azan juga bagian dari ibadah. Setiap ibadah tentu ada tata cara dan syarat yang harus dipenuhi.

Di antara yang perlu diperhatikan adalah:

Pertama, muazin harus fasih melafalkan bacaan azan, terutama ketika membaca dua kalimat syahadat. Jangan sampai salah melafalkannya.

Kedua, mengetahui waktu salat. Karena azan menjadi penanda masuk waktu salat tentu sudah semestinya muazin mengetahui awal masuk waktu salat. Kalau tidak, masyarakat bisa bingung. Apalagi kalau ada yang salat lantaran mendengarkan suara azan. Kalau azan tidak tepat waktu, salat yang dikerjakan ketika itu juga tidak sah.

Ketiga, makruh azan dalam kondisi junub atau berhadas. Bagi orang yang akan mengumandangkan azan, lebih baik bersuci atau mandi besar dulu.

Keempat, khusus salat Magrib, jeda antara azan dan iqamah jangan terlalu lama, karena waktu Magrib sangatlah sedikit dan sempit.

Demikianlah empat hal yang perlu diperhatikan seorang muazin.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here