Waktu Disunahkan Mandi Idulfitri

1
1283

BincangSyariah.Com – Idulfitri adalah hari kemenangan bagi umat Muslim. Kemenangan atas suksesnya menjalankan puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan. Umat Muslim, khususnya di Indonesia menyambutnya dengan suka cita. Berbagai masakan siap dihidangkan. Baju baru pun siap dikenakan. Dan di hari istimewa ini umat Muslim disunnahkan menjalankan salat sunnah Idulfitri bersama di masjid atau tanah lapang.

Bahkan mandi di hari raya Idulfitri disunnahkan baik bagi orang yang hendak menghadiri salat Idulfitri atau tidak, karena hari raya adalah hari berhias, maka sunnah bagi semua umat muslim baik laki-laki maupun perempuan untuk mandi di hari rayanya. Dasarnya adalah hadis riwayat Imam Malik di dalam kitab Muwatha’ berikut ini:

أن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما كان يغتسل يوم الفطر، قبل أن يغدو إلى المصلى

Bahwasannya Abdullah bin Umar ra. selalu mandi di hari Idulfitri sebelum ia berangkat ke musala.

Aktivitas sahabat tersebut berpedoman pada kesunnahan mandi di saat hendak salat Jumat, di mana disunnahkan dalam keadaan bersih sebelum berkumpul dengan banyak orang. Demikian pula dengan Idulfitri yang juga dipastikan akan bertemu dengan banyak orang, maka disunnahkan mandi terlebih dahulu agar tidak mengganggu kenyamanan orang banyak dengan bau yang tidak sedap yang berasal dari tubuh kita.

Adapun niat mandi sunnah Idulfitri adalah sebagai berikut:

نويت الغسل سنة لعيد الفطر لله تعالى

Nawaitul ghusla sunnatan li ‘idil fithri lillahi ta’ala

“Saya niat mandi sunnah untuk idul fitri karena Allah ta’ala.”

Dan mandinya bukan mandi biasa, namun mandinya seperti halnya mandi untuk hadas besar. Yakni harus niat terlebih dahulu, menghilangkan segala jenis najis yang menempel di badan dan mengalirkan air ke seluruh badan, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki berikut lipatan-lipatan tubuh harus dibasuh semua.

Baca Juga :  Hukum Menempelkan Hidung Ketika Sujud

Adapun waktu pelaksanaannya bisa dilakukan mulai dari pertengahan malam Idulfitri. Dan tidak sah mandinya jika dilakukan sebelum tengah malam. Bahkan di dalam kitab al Bajuri Hasyiyah Kitab Fathul Qarib berhukum haram jika ia sengaja melakukan hal tersebut, karena melakukan ibadah yang rusak.

Adapun lebih afdhalnya dilakukan setelah fajar/subuh.  Dan jika sudah terbenamnya matahari di hari Idulfitri, maka sudah tidak disunnahkan lagi mandi, karena disunnahkannya mandi pada hari itu adalah tujuannya untuk berhias di hari raya Idulfitri, sementara dengan terbenamnya matahari sudah menunjukkan berakhirnya hari tersebut.

Oleh karena itu, di hari raya Idulfitri ini, marilah kita awali dengan mandi, membersihkan diri dan menggunakan pakaian yang pantas untuk merayakannya dan berkumpul dengan keluarga, teman, sahabat dan tetangga. Wa Allahu a’lam bis shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here