Ukuran Jeda Waktu Antara Azan dan Iqamah

1
2137

BincangSyariah.Com – Di sebagian daerah, jedah waktu antara azan dan iqamah umumnya diisi dengan lantunan salawat dan bacaan zikir. Selain bertujuan agar jeda waktu antara azan dan iqamah tidak terbuang sia-sia, juga dimaksudkan untuk memanggil masyarakat sekitar untuk datang berjamaah. Antara masjid dan musala berbeda-beda satu sama lain terkait ukuran jeda waktu yang digunakan. Sebenarnya, seberapa lama ukuran jeda waktu antara azan dengan iqamah?.

Pada dasarnya, tidak ada ukuran pasti terkait jeda waktu antara azan dan iqamah. Nabi saw. hanya menganjurkan agar jeda waktu antara azan dan iqamah bisa memberi keleluasaan bagi jemaah untuk menunaikan hajatnya, seperti melakukan wudu, BAB, makan dan minum. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ahmad dari Ubay bin Ka’ab berikut;

يَا بِلاَل اِجْعَلْ بَيْنَ أَذَانكَ وَإِقَامَتِكَ نَفْساً، يَفْرُغُ الآكلُ مِنْ طَعَامِهِ فِيْ مَهْلٍ، وَيَقْضِي اْلمُتَوَضِّئُ حَاجَتَهُ فِيْ مَهْلٍ

“Wahai Bilal, berilah jeda waktu antara azan dan iqamahmu, agar yang sedang makan bisa menyelesaikan makannya, dan yang sedang wudu bisa menyelesaikan segala hajatnya.”

Selain itu, Nabi saw. mengingatkan agar melakukan salat sunah saat jeda waktu antara azan dan iqamah. Dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi, beliau bersabda;

بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلَاةٌ، بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ، بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ” قَالَ فِي الثَّالِثَةِ “لِمَنْ شَاءَ”

“Di antara dua azan (azan dan iqamah) ada salat, di antara dua azan ada salat, dan kali ketiganya Nabi saw. bersabda: bagi siapa yang mau mengerjakannya.”

Dari dua hadis ini, ulama hanya mengira-ngira jeda waktu antara azan dan iqamah. Menurut ulama Syafiiyah, ukuran waktunya kira-kira dalam waktu tersebut jamaah bisa berkumpul untuk salat berjamaah. Sementara itu, ulama Hanabilah mengatakan, jeda waktu antara azan dan iqamah seukuran melakukan wudu dan salat dua rakaat.

Baca Juga :  Hikmah Syariat Haji dan Umrah

Menurut Imam Abu Hanifah, dalam salat subuh ukurannya kira-kira selesai membaca 20 ayat. Salat Zuhur seukuran salat 4 rakaat dan tiap rakaat membaca 10 ayat. Salat Asar seukuran salat 2 rakaat dan tiap rakaat membaca 10 ayat. Salat Magrib seukuran membaca 3 ayat, dan salat Isya’ seperti ukuran salat Zuhur.

Dengan demikian, tidak ada ukuran pasti terkait jeda waktu antara azan dan iqamah. Bila dalam jeda waktu tersebut para jamaah diberi keleluasaan untuk menunaikan hajatnya dan salat sunah, maka sudah dinilai cukup.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here