Tujuh Syarat yang Membuat Seseorang Diwajibkan Salat Jumat

0
1096

BincangSyariah.Com – Salat jumat merupakan bagian dari ibadah salat yang diwajibkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Saw. dan umatnya. Namun demikian, kewajiban salat jumat ini tidak dibebankan kepada seluruh umat Nabi Saw. Salat jumat hanya wajib dilakukan oleh seseorang yang sudah memenuhi syarat wajib jumat.

Dalam kitab Alfiqhul Manhaji Dr. Mustafa Alkhin dan Mustafa Albugha menyebutkan bahwa syarat wajib jumat ada tujuh. Jika ketujuh syarat wajib tersebut terpenuhi, maka seseorang wajib melaksanakan salat jumat. Sebaliknya jika tidak terpenuhi, maka tidak wajib melaksanakan salat jumat.

Pertama, harus beragama Islam. Jika tidak beragama Islam, maka tidak wajib melaksanakan salat jumat.

Kedua dan ketiga, sudah baligh dan berakal atau mukallaf. Anak kecil dan orang gila dan sejenisnya tidak wajib melaksanakan salat jumat disebabkan mereka tidak dikenai beban untuk melakukan kewajiban-kewajiban syariat, termasuk salat jumat.

Keempat, harus merdeka. Budak tidak wajib melakukan salat jumat karena dia dibebankan untuk melayani tuannya. Namun demikian, dianjurkan untuk tuan budak tersebut agar mengizinkan dan menyuruh budaknya melaksanakan salat jumat. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiyah Assyarwani;

وَيُسَنُّ لِسَيِّدِ قِنٍّ أَنْ يَأْذَنَ لَهُ فِي حُضُورِهَا

“Sunah bagi tuan budak tersebut agar mengizinkan budaknya untuk menghadiri salat jumat.”

Kelima, berjenis kelamin laki-laki. Perempuan dan khunza (orang yang tidak jelas jenis kelaminnya) tidak wajib melaksanakan salat jumat.

Keenam, sehat jasmani. Orang yang sakit tidak wajib menghadiri salat jumat. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Abu Daud, Nabi Saw. bersabda;

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إلَّا أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوْ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِيٌّ أَوْ مَرِيضٌ

“Salat jumat adalah kewajiban bagi setiap Muslim secara jamaah kecuali empat orang, yaitu hamba sahaya yang dimiliki, perempuan, anak kecil dan orang sakit.”

Baca Juga :  Tujuh Macam Benda Najis

Ketujuh, bermukim di tempat salat jumat dilaksanakan. Dengan demikian, salat jumat tidak wajib bagi orang yang sedang bepergian. Namun, gugurnya kewajiban jumat bagi orang yang sedang bepergian dengan syarat perjalanan yang dilakukan harus dengan tujuan yang mubah dan dilakukan sebelum terbit fajar subuh pada hari Jumat.

Apabila tujuh syarat wajib tersebut sudah terpenuhi, maka seseorang wajib melaksanakan salat jumat dan tidak boleh meninggalkan salat jumat meskipun hanya sekali apalagi sampai tiga kali atau lebih. Nabi Saw. bersabda;

مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا طَبَعَ اللهُ عَلَى قَلْبِهِ

“Barangsiapa meninggalkan tiga salat jumat karena lalai, maka Allah akan menutup mata hatinya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here