6 Shalat Sunnah yang Dianjurkan Berjemaah

0
124

BincangSyariah.Com – Selain shalat wajib, terdapat beberapa shalat sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjemaah. Menurut Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu, terdapat enam macam shalat sunnah yang dianjurkan berjemaah, yaitu, shalat Idul Fitri, shalat Idul Adha, shalat gerhana matahari, shalat gerhana bulan, shalat Istisqa, dan shalat Tarawih.

Menurut para ulama, meski keenam macam shalat sunnah di atas sama-sama dianjurkan dilaksanakan secara berjemaah, namun terdapat tingkatan keutamaan berjemaah dalam shalat sunnah di atas. Dalam kitab Al-Majmu, Imam Nawawi menjelaskan mengenai tingkatan keutamaan shalat berjemaah dalam shalat sunnah di atas. Beliau berkata;

قَالَ أَصْحَابُنَا وَأَفْضَلُهَا وَآكَدُهَا صَلَاةُ الْعِيدِ لِأَنَّهَا تُشْبِهُ الْفَرَائِضَ وَلِأَنَّهَا يُخْتَلَفُ فِي كَوْنِهَا فَرْضَ كِفَايَةٍ ثُمَّ الْكُسُوفَيْنِ ثُمَّ الِاسْتِسْقَاءُ وَهَذَا لَا خِلَافَ فِيهِ

Ulama kami berkata; Paling utamanya shalat berjemaah dan paling ditekankan adalah shalat Id (Idu Fitri dan Idul Adha) karena shalat Id menyerupai shalat fardhu. Selain itu, sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa hukum melaksanakan shalat Id secara berjemaah adalah fardhu kifayah. Kemudian shalat gerhana matahari dan gerhana bulan, dan shalat Istisqa. Dalam hal ini, tidak ada perbedaan di kalangan para ulama.

Dari penjelasan Imam Nawawi ini, dapat diketahui bahwa tingkatan keutamaan shalat berjemaah dalam shalat sunnah dimulai dari shalat Idul Fitri, Idul Adha, shalat shalat gerhana matahari dan gerhana bulan, shalat Istisqa, dan shalat Tarawih.

Menurut Imam Al-Syairazi dalam kitab Al-Muhadzdzab, shalat Id lebih utama dibanding yang lain karena shalat Id memiliki waktu tertentu sebagaimana waktu shalat fardhu. Beliau berkata;

وَأَوْكَدُ ذَلِكَ صَلَاةُ الْعِيدِ لِأَنَّهَا رَاتِبَةٌ بِوَقْتٍ كَالْفَرَائِضِ ثُمَّ صَلَاةُ الْكُسُوفِ لِأَنَّ الْقُرْآنَ دَلَّ عَلَيْهَا قَالَ اللَّهُ تَعَالَى (لا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لله الذى خلقهن) وَلَيْسَ هَهُنَا صَلَاةٌ تَتَعَلَّقُ بِالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ إلَّا صَلَاةُ الْكُسُوفِ ثُمَّ صَلَاةُ الِاسْتِسْقَاءِ

Baca Juga :  Amalan Baik yang Bisa Dilakukan di Awal Ramadan

Yang paling ditekankan adalah shalat Id karena memiliki waktu tertentu sebagaimana shalat fardhu, kemudian shalat Kusuf karena telah ditunjukkan oleh Al-Quran. Allah berfirman; Janganlah kalian sujud pada matahari dan bulan, sujudlah kalian pada Allah yang menciptakan mereka. Tidak ada shalat yang berhubungan dengan matahari dan bulan kecuali shalat Kusuf, kemudian shalat Istisqa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here