Tiga Syarat Orang Sudah Wajib Melaksanakan Salat

0
384

BincangSyariah.Com – Salat yang merupakan salah satu rukun Islam adalah ibadah yang harus dikerjakan bagi umat muslim dalam setiap harinya, dengan syarat dan rukun yang telah ditentukan. Adapun syarat wajib salat adalah hal yang menyebabkan seseorang wajib melaksanakan salat.

Imam Abu  Suja’ menjelaskan bahwa ada syarat yang menjadi syarat wajibnya salat. Tiga syarat tersebut adalah Islam, berakal, dan baligh. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi orang yang beragama Islam, berakal, dan baligh untuk meninggalkan salat yan telah diwajibkan atas mereka.

Beragama Islam menjadi syarat wajib pertama dalam salat. Sehingga salat tidak wajib atas mereka yang non muslim. Bagaimana bisa menunaikan salat jika ia tidak mengakui agama Islam sebagai agamanya? Sebagaimana Rasulullah pernah mengutus Muadz bin Jabal untuk mengajak orang Yaman untuk bersyahadat terlebih dahulu, setelah bersaksi maka diajarkannya salat wajib.

Syarat wajib yang kedua adalah berakal. Salat bisa menjadi tidak wajib atas mereka yang beragama Islam namun Nampak jelas gangguan dalamm akalnya. Berdasarkan  sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: عَنِ الْمَجْنُوْنِ حَتَّى يَفِيْقَ، وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَعَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ.

Telah diangkat pena dari tiga golongan: dari orang gila sampai ia sadar, dari orang tidur hingga ia bangun, dan dari anak kecil hingga ia baligh.” (HR Tirmidzi)

Adapaun baligh menjadi syarat wajib yang ketiga. Baligh adalah istilah yang menunjukkan seseorang telah mencapai kedewasaan. Dengan begitu salat tidak wajib atas anak kecil yang belum baligh. Akan tetapi anak kecil itu hendaknya dipe-rintahkan untuk melaksanakan shalat sejak berumur tujuh tahun dan salatnya itu sunnah baginya, sebagaimana sabda Rasulullah.  Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhu , ia berkata, Rasulullah bersabda:

Baca Juga :  Ini Pembagian Waktu Salat Asar

مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun! Dan pukullah mereka ketika berusia sepuluh tahun (jika mereka meninggalkan shalat)! Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan) (HR Abu Daud)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here