Tiga Keutamaan Mengucapkan Salam Ketika Memasuki Rumah

2
12466

BincangSyariah.Com – Ketika kita memasuki rumah, baik rumah sendiri atau orang lain, ada orangnya atau tidak, kita dianjurkan untuk mengucapkan salam terlebih dahulu. Tentu anjuran ini pasti memiliki keutamaan tersendiri yang akan diperoleh oleh orang yang mengucapkannya. Setidaknya, ada tiga keutamaan mengucapkan salam ketika memasuki rumah.

Pertama, rumah tersebut akan dijauhkan dari setan. Para ulama mengatakan bahwa salam termasuk bagian dari zikir kepada Allah dan setiap orang yang memasuki rumahnya dengan berzikir kepada Allah, maka dia tidak akan disertai setan, juga rumahnya tidak ditempati setan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Jabir bin Abdullah berikut;

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

“Jika seseorang masuk rumahnya dan menyebut nama Allah ketika memasukinya dan ketika makan, maka setan berkata, ‘Kalian (para setan) tidak mendapatkan tempat menginap dan makanan.’ Namun jika seseorang masuk rumahnya dan tidak menyebut nama Allah ketika memasukinya, maka setan pun berucap, ‘Kalian mendapatkan tempat menginap.’ Apabila seseorang tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan, maka setan pun berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat menginap dan makan.’”

Kedua, akan mendapatkan keberkahan dan kebaikan dari Allah. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam firman Allah dalam surah al-Nur ayat 61 berikut;

فَإِذَا دَخَلْتُم بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِندِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً

“Maka apabila kalian memasuki rumah-rumah, maka hendaklah kalian memberi salam kepada atas diri kalian sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkah lagi baik.”

Baca Juga :  Ini 3 Wasiat Nabi untuk Sahabat Abu Darda

Juga disebutkan dalam hadis riwayat Imam Tirmizi dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa Nabi saw pernah berkata kepadanya;

يَا بُنَيَّ ، إِذَا دَخَلْتَ عَلَى أهْلِكَ ، فَسَلِّمْ ، يَكُنْ بَرَكَةً عَلَيْكَ ، وعلى أهْلِ بَيْتِكَ

“Wahai anakku, jika kamu masuk ke rumah keluargamu, maka ucapkanlah salam, dengan demikian keberkahan akan meliputimu dan keluargamu.”

Ketiga, mendapatkan perlindungan Allah dari bahaya dan bencana. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Abu Umamah al-Bahili, dia berkata bahwa Nabi saw bersabda;

ثَلاَثَةٌ كُلُّهُمْ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلٌ خَرَجَ غَازِيًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ حَتَّى يَتَوَفَّاهُ فَيُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ أَوْ يَرُدَّهُ بِمَا نَالَ مِنْ أَجْرٍ وَغَنِيمَةٍ وَرَجُلٌ رَاحَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ حَتَّى يَتَوَفَّاهُ فَيُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ أَوْ يَرُدَّهُ بِمَا نَالَ مِنْ أَجْرٍ وَغَنِيمَةٍ وَرَجُلٌ دَخَلَ بَيْتَهُ بِسَلاَمٍ فَهُوَ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Ada tiga kelompok orang yang berada dalam jaminan Allah, yaitu orang yang berangkat perang untuk berjihad di jalan Allah, maka dia berada dalam jaminan Allah hingga Dia mewafatkannya dan memasukkannya ke surga atau dia pulang membawa pahala dan ghanimah, dan orang yang pergi menuju masjid, maka dia berada dalam jaminan Allah hingga Dia mewafatkannya dan memasukkannya ke surga atau dia kembali dengan membawa pahala dan ghanimah, dan orang yang masuk ke rumahnya dengan mengucapkan salam, maka dia pun berada dalam jaminan Allah.”

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here