Tidak Bisa Menghadiri Shalat Jumat di Masjid, Tetapkah Dianjurkan Mandi Jumat?

0
1062

BincangSyariah.Com – Saat ini banyak dari kaum muslimin yang tidak bisa menghadiri shalat Jumat di masjid. Ini disebabkan mewabahnya penyakit Covid-19 atau Corono sehingga pemerintah menerbitkan kebijakan untuk meniadakan sementara shalat Jumat di masjid. Dalam keadaan tidak bisa menghadiri shalat Jumat di masjid, apakah masih dianjurkan untuk mandi Jumat?

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama mengenai kesunnahan mandi Jumat bagi orang yang tidak bisa menghadiri shalat Jumat di masjid, baik karena sedang dalam perjalanan, tidak bisa menghadiri shalat Jumat karena mewabahnya penyakit, atau karena tidak wajib melaksanakan shalat Jumat seperti perempuan. (Baca: Tidak Shalat Jumat Tiga Kali Berturut-turut karena Antisipasi Corona, Benarkah Jadi Kafir?)

Setidaknya ada dua pendapat ulama dalam masalah ini, sebagaimana telah disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu.

Pertama, tidak disunnahkan mandi Jumat bagi orang yang tidak bisa menghadiri shalat Jumat di masjid, baik karena sedang dalam perjalanan, atau karena sedang ada wabah dan lain sebagainya. Ini adalah pendapat kebanyakan ulama dan merupakan pendapat yang shahih.

Pendapat ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Baihaqi dari Ibnu Umar, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ  وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ

Barangsiapa yang hendak menghadiri shalat Jumat, baik lelaki maupun wanita, maka hendaknya dia mandi. Dan barangsiapa yang hendak tidak menghadiri shalat Jumat, maka dia perlu mandi, baik lelaki maupun perempuan.

Dalam hadis ini, Nabi Saw menganjurkan mandi bagi orang yang hendak menghadiri shalat Jumat di masjid. Sementara bagi yang tidak hendaknya menghadirinya, baik karena ada udzur dan lainnya, maka dia tidak dianjurkan untuk mandi Jumat.

Baca Juga :  Bolehkah Niat Puasa Ketika Sedang Shalat?

Kedua, mandi Jumat disunnahkan, baik bagi orang yang hendak menghadiri shalat Jumat di masjid maupun bagi orang yang hendak tidak menghadiri shalat Jumat. Oleh karena itu, bagi orang yang tidak bisa menghadiri shalat Jumat karena wabah, maka dia tetap dianjurkan mandi Jumat. Hal ini karena hari Jumat disamakan dengan hari raya, sehingga setiap muslim, baik mau menghadiri shalat Jumat atau tidak, tetap disunnahkan untuk mandi.

Ini adalah pendapat Imam Al-Mutawalli dan lainnya. Dalam kitab Al-Majmu, Imam Nawawi berkata sebagai berikut;

يُسَنُّ لِكُلِّ أَحَدٍ سَوَاءٌ مَنْ حَضَرَهَا وَغَيْرُهُ ; لِأَنَّهُ كَيَوْمِ الْعِيدِ ، وَهُوَ مَشْهُودٌ مِمَّا حَكَاهُ الْمُتَوَلِّي وَغَيْرُهُ

Disunnahkan (mandi Jumat) baik orang yang hendak menghadiri shalat Jumat dan lainnya. Hal ini karena hari Jumat seperti hari raya. Ini bisa disaksikan dari apa yang dihikayahkan oleh Imam Al-Mutawalli dan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here