Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan, Apakah Disunnahkan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal?

0
93

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa setelah kita selesai melaksanakan pausa di bulan Ramadhan, kita disunnahkan untuk melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal. Disebutkan bahwa puasa enam hari di bulan Syawal sebagai penyempurna puasa yang telah kita lakukan di bulan Ramadhan. Namun bagaimana jika kita tidak berpuasa sama sekali di bulan Ramadhan karena ada udzur, apakah kita tetap disunnahkan puasa enam hari di bulan Syawal? (Baca: Anjuran Puasa Syawal Enam Hari)

Ketika kita selesai melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, maka kita disunnahkan untuk melengkapi dan menyempurnakannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Berpuasa enam hari di bulan Syawal, pahalanya seperti berpuasa selama satu tahun penuh.

Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Ayyub, dia berkata bahwa Nabi Saw pernah bersabda;

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Barangsiapa yang melakukan puasa di bulan Ramadhan kemudian mengkutinya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia layaknya seperti berpuasa setahun penuh.

Menurut para ulama, kesunnahan berpuasa enam hari di bulan Syawal tidak hanya dianjurkan bagi orang yang telah selesai melaksanakan puasa dengan sempurna di bulan Ramadhan. Melainkan juga dianjurkan bagi orang yang tidak sempurna melaksanakan puasa di bulan Ramadhan atau tidak berpuasa sama sekali karena ada udzur, seperti sakit, dan lainnya.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Habib Abdurrahman dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin berikut;

ويسنّ صوم الست وإن أفطر رمضان

Dan disunnahkan berpuasa enam hari (di bulan Syawal) meskipun tidak berpuasa di bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, jika kita tidak sempurna melakukan puasa di bulan Ramadhan karena ada udzur seperti sakit, sedang dalam perjalanan, atau lainnya, maka kita tetap dianjurkan melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal.

Baca Juga :  Keutamaan Sujud Tilawah

Begitu juga dianjurkan berpuasa bagi orang yang tidak berpuasa sama sekali di bulan Ramadhan. Misalnya, perempuan menyusui. Dia tidak berpuasa sama sekali di bulan Ramadhan karena khawatir terhadap keselamatan dirinya atau anaknya, kemudian di bulan Syawal dia sudah bisa berpuasa, maka dia disunnahkan berpuasa enam hari di bulan Syawal meskipun di bulan Ramadhan tidak berpuasa sama sekali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here