Tauhid adalah Alasan Allah Menciptakan Makhluk dan Semesta Alam

0
634

taBincangSyariah.Com – Mengakui bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah Rasulullah adalah ajaran inti dan paling dasar dalam ajaran Islam. Mengakui bahwa tiada Tuhan, kecuali Allah Swt. tergambar dalam kalimat Laa Ilaaha Illa Allah (Tiada Tuhan Selain Allah). Kalimat inilah yang dikenal sebagai kalimat tauhid. Dalam salah satu ayat di Al-Qur’an, kalimat tauhid ini disebut sebagai kalimah thoyyibah. Kalimat ini digambarkan sebagai sebuah pohon yang akarnya kuat menghujam ke bumi dan cabang-cabangnya menjulang di langit (ashluhaa tsaabitun wa far’uhaa fi as-samaa’). Ketika seseorang tidak lagi mengakui atau mengatakan bahwa ada Tuhan selain Allah, ia tidak lagi dikategorikan sebagai muslimin.

Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah, bahkan menggambarkan kalimat tauhid ini sebagai alasan adanya segala yang ada dan terjadi di alam semesta ini. Beliau mengatakan seperti disebutkan dalam kitab Zad al-Ma’ad fi Hady Khoir al-‘Ibaad,

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، كلمة قامت بها الأرض والسماوات، وخلقت لأجلها جميع المخلوقات، وبها ارسل الله تعالى رسله. وأنزل كتبه، وشرع شرائعه، ولأجلها نصبت الموازين، ووضعت الدواوين، وقام سوق الجنة والنار، وبها انقسمت الخليقة إلى المؤمنين والكفار، والأبرار والفجار، فهي منشأ الخلق والأمر، والثواب والعقاب، وهي الذي خلقت له الخليقة، وعنها وعن حقوقها السؤال والحساب، وعليها يقع الثواب والعقاب، وعليها نصبت القبلة، وعليها أسست الملة، ولأجلها جرّدت سيوف الجهاد، وهي حق الله على جميع العباد، فهي كلمة الإسلام، ومفتاح دار السلام، وعنها يسأل الأولون والآخرون. فلا تزول قدما العبد بين يدي الله حتى يسأل عن مسألتين: ماذا كنتم تعبدون وماذا أجبتم المرسلين؟

aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah tiada sekutu bagi-Nya. Kalimat tauhid ini adalah (alasan) adanya langit dan bumi; diciptakannya seluruh makhluk di alam semesta; karenalahnya Allah mengutus para Rasul-Nya, menurunkan kitab suci pada mereka, menetapkan syariat pada mereka, dan karena (kalimat tauhid) itu ditetapkan hari penimbangan amal. Atas dasar kalimat tauhid juga manusia terbagi menjadi orang beriman dan orang kafir (tidak beriman), orang baik dan orang buruk. Kalimat tauhid ini adalah alasan adanya penciptaan dan perintah, pahala dan dosa. Karena kalimat tauhid juga manusia diciptakan, dan untuk menunaikan hak dari kalimat tauhid itu sehingga ada pertanyaan (alam kubur) dan hari penghitungan amal (di akhirat). Kemudian diadakan surga dan neraka. Karena kalimat tauhid ini diciptakannya makhluk, dan karena kalimat tauhid ini ada pertanyaan alam kubur dan hari penghitungan (al-hisaab) dan dengan kalimat tauhid itu ada pahala dan dosa. Atas kalimat tauhid inilah diletakkan kiblat (kemana kita berarah dalam beribadah), diletakkan dasar-dasar ajaran agama, serta karena kalimat tauhid ini ada pedang-pedang yang digunakan untuk berjihad. Kalimat tauhid ini adalah “hak Allah” pada seluruh hamba, ia adalah kalimat (representasi) Islam, kunci menuju dar as-salam (surga). Semua manusia yang awal hingga yang akhir akan ditanya tentang kalimat ini. (Di akhirat) kaki hamba akan terpatri di hadapan Allah sampai (selesai) ditanya dua hal, “apa yang dahulu kalian sembah” dan “bagaimana kalian menjawab (dakwah) para Rasul”?

Baca Juga :  Belajar Tauhid; Bagaimana Cara Beriman dengan Allah itu?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here