Tata Cara Duduk Makmum yang Masbuk saat Imam Tasyahud Akhir

0
1881

BincangSyariah.Com – Dalam fiqih, yang disebut makmum masbuk adalah makmum yang ketinggalan setidaknya satu rakaat dari imamnya. Dan rakaat yang ketinggalan ini ditandai ketika tidak bisa rukuk bersama imam. Makmum masbuk wajib menyempurnakan jumlah rakaat salatnya setelah imam selesai salam.

Adapun mengenai tata cara posisi duduk makmum masbuk pada saat imam tasyahud akhir adalah dengan duduk iftirasy, sebagaimana duduk pada saat tasyahud awal. Makmum masbuk tidak disunahkan melakukan duduk tawarruk dengan mengikuti imam karena dia masih memiliki jumlah rakaat salat yang perlu disempurnakan setelah imam salam. Dia baru disunahkan duduk tawarruk pada saat melakukan tasyahud yang diakhiri dengan salam atau tasyahud akhir.

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Abu Bakr bin Muhammad Syatha dalam kitabnya I’natut Thalibin berikut;

وَسُنَّ تَوَرُّكٌ فِيْهِ) أَيْ فِيْ قُعُوْدِ التَّشَهُّدِ الْأَخِيْرِ وَهُوَ مَا يَعْقِبُهُ سَلَامٌ  فَلَا يَتَوَرَّكُ مَسْبُوْقٌ فِيْ تَشَهُّدِ إِمَامِهِ الْأَخِيْرِ) قَوْلُهُ فَلَا يَتَوَرَّكُ مَسْبُوْقٌ) أَيْ لِأَنَّ تَشَهُّدَهَ لَمْ يَعْقِبْهُ سَلَامٌ بَلْ يَفْتَرِشُ لِأَنَّ الْاِفْتِرَاشَ هَيْئَةُ الْمُسْتَوْفِزِ فَيُسَنُّ فِيْ كُلِّ جُلُوْسٍ تَعْقِبُهُ حَرَكَةٌ لِأَنَّهَا أَسْهَلُ عَنْهُ وَالتَّوَرُّكُ هَيْئَةُ الْمُسْتَقِرِّ

“Disunahkan duduk tawarruk dalam duduk tasyahud akhir, yaitu duduk yang diiringi salam. Maka makmum masbuk tidak dianjurkan duduk tawarruk saat imam tasyahud akhir, karena tasyahudnya makmum masbuk tidak diiringi salam. Anjuran baginya adalah duduk iftirasy sebab duduk iftirasy adalah posisi duduknya orang yang bersiap melakukan gerakan salat berikutnya. Iftirasy disunahkan untuk setiap duduk yang diiringi oleh gerakan sebab posisi tersebut lebih memudahkan untuk orang yang salat. Sementara posisi duduk tawarruk adalah posisi duduknya orang yang akan tetap berdiam.”

Dengan demikian, makmum masbuk tidak disunahkan mengikuti posisi duduk tasyahud akhirnya imam. Dia disunahkan duduk iftirasy agar lebih mudah bangun untuk melanjutkan jumlah rakaat salat yang tertinggal dari imam.

Baca Juga :  Tips Salat Khusyuk menurut Pengarang Kitab "Fathul Muin"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here