Tata Cara Wudhu Bagi Orang yang Tidak Memiliki Kedua Tangan

1
670

BincangSyariah.Com – Di antara rukun wudhu adalah membasuh wajah, membasuh kedua tangan dan mengusap kepala. Bagi orang yang anggota tubuhnya lengkap dan sempurna, tentu melakukan rukun wudhu di atas sangatlah mudah. Namun tidak demikian halnya bagi orang difabel atau orang yang memiliki keterbatasan anggota tubuh, seperti tidak memiliki kedua tangan. Bagaimana tata cara wudhu bagi orang yang tidak memiliki kedua tangan?

Berikut tata cara wudhu bagi orang yang tidak memiliki kedua tangan.

Pertama, dia cukup membasuh anggota wudhunya dengan cara dicelupkan ke dalam air atau menggunakan kran dan anggota wudhunya ditengadahkan hingga airnya mengalir. Misalnya, dia mencelupkan wajahnya ke dalam air sambil niat berwudhu. Atau wajahnya ditengadahkan ke air yang mengalir dari kran sambil niat berwudhu. Begitu seterusnya saat membasuh atau mengusap anggota wudhu yang lain.

Dalam fiqih, saat membasuh dan mengusap anggota wudhu tidak harus menggunakan tangan, baik tangan sendiri atau orang lain. Membasuh dan mengusap anggota wudhu boleh dilakukan dengan cara seperti apa saja asalkan air bisa mengalir ke anggota wudhu. Bisa dengan menceburkan anggota wudhu ke dalam air, bisa dengan menengadahkan ke air yang mengalir dari kran atau pancoran, dan lain sebagainya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Albajuri berikut;

قوله غسل   المراد به الانغسال ولو بغير فعله ، حتى لو سقط في ماء ونوى . . كفى

“Perkataan mushannif (pengarang kitab) ghaslu (membasuh), maksudnya adalah terbasuh meskipun bukan dengan perbuatannya sendiri. Bahkan jika menyelam di dalam air kemudian niat berwudhu, maka wudhunya dinilai cukup (sah).”

Kedua, dia tidak perlu membasuh kedua tangan atau tangan buatan jika dia pakai. Dia cukup membasuh wajah, mengusap kepala dan membasuh kaki. Disebutkan dalam kitab Abajuri sebagai berikut;

Baca Juga :  Tata Cara Wudhu bagi Orang Sakit

ولو كان فاقد اليدين . . فمسح رأسه بعد غسل وجهه وتمم وضوءه

“Jika tidak memiliki kedua tangan, maka dia langsung mengusap kepalanya setelah membasuh wajahnya dan menyempurnakan wudhunya.”

Itulah tata cara wudhu bagi orang tidak memiliki kedua tangan. Dia diberikan kemudahan untuk berwudhu sesuai dengan kemampuannya. Dia tidak perlu memaksa minta bantuan orang lain untuk berwudhu. Namun cukup dengan hanya mencelupkan anggota wudhunya ke dalam air atau ditengadahkan ke air yang mengalir dari kran dan lainnya.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here