Tata Cara Shalat Sunnah Mutlak di Hari Kamis

3
1163

BincangSyariah.Com – Selain dianjurkan melaksanakan shalat sunnah rawatib dan shalat-shalat sunnah lainnya, juga terdapat shalat sunnah mutlak yang dianjurkan untuk dikerjakan pada hari Kamis. Waktu pelaksanaannya adalah antara shalat Dzuhur dan Ashar. (Baca: Macam-macam Shalat Sunah Rawatib)

Adapun mengenai tata cara pelaksanannya adalah sebagai berikut;

Pertama, melakukan shalat sunnah dengan niat shalat sunnah mutlak sebanyak dua rakaat. Lafadz niatnya adalah sebagai berikut;

اُصَلِّى سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالٰى

Ushollii sunnatan rok’ataini lillaahi ta’ala.

Aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Kedua, pada rakaat pertama membaca surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan membaca ayat Kursi sebanyak seratus kali. Pada rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak seratus kali.

Ketiga, setelah salam membaca shalawat kepada Nabi Saw sebanyak seratus kali. (Baca: Ini Bacaan Shalawat Agar Semua Hajat Tercapai)

Hal ini berdasarkan riwayat yang disebutkan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin berikut;

عن عكرمة عن ابن عباس قال قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ من صلى يوم الخميس بين الظهر والعصر ركعتين يقرأ في الأولى فاتحة الكتاب وآية الكرسي مائة مرة وفي الثانية فاتحة الكتاب وقل هو الله أحد مائة مرة ويصلي على محمد مائة مرة أعطاه الله ثواب من صام رجب وشعبان ورمضان وكان له من الثواب مثل حاج البيت وكتب له بعدد كل من آمن بالله سبحانه وتوكل عليه

Dari ‘Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda; ‘Barangsiapa melaksanakan shalat pada hari Kamis antara Dzuhur dan Ashar sebanyak dua rakaat, pada rakaat pertama membaca surah Al-Fatihah dan ayat Kursi sebanyak seratus kali, dan pada rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah dan Qul huwallahu ahad sebanyak seratus kali, kemudian membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw sebanyak seratus kali, maka Allah memberikan padanya pahala orang yang berpuasa di bulan Rajab, Sya’ban, dan bulan Ramadhan. Dan dia mendapatkan pahala seperti orang yang berhaji di Baitullah, dan tulis baginya pahala sebanyak hitungan orang yang beriman kepada Allah dan tawakkal pada-Nya.

Baca Juga :  Tata Cara Shalat Sunnah Mutlak di Hari Jumat

3 KOMENTAR

  1. Koq Gak disebutkan haditsnya riwayat siapa , Shahih atau tidak menurut Ulama pakar hadits seperti imam Nawawi, Ibnu Hajar Al as qolany asysyafii atau yang lainnya..kita hargai hasil jerih payah Ulama peneliti hadits yang sudah mencurahkan umurnya untuk melakukan penelitian mendalam tentang suatu hadits Shahih atau dha’if atau bahkan maudhu’

  2. […] BincangSyariah.Com – Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Al-Ghazali menyebutkan sebuah riwayat yang menjelaskan tata cara dan keutamaan melaksanakan shalat sunnah mutlak pada malam Kamis. Keutamaan shalat ini bisa menjadi sarana berbakti kepada kedua orang tua, dan memperoleh keutamaan seperti keutamaan yang diperoleh oleh orang-orang yang jujur dan syuhada. (Baca: Tata Cara Shalat Sunnah Mutlak di Hari Kamis) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here