Tata-cara Salat Jenazah

0
465

BincangSyariah.Com – Setelah jenazah seorang muslim dimandikan dan dikafani, maka proses selanjutnya adalah disalati. (Baca: Empat Hal yang Disunahkan Dampingi Orang Sakaratulmaut) Berikut tata-cara salat jenazah:

Pertama, tata-cara salat jenazah diawali takbir disertai niat di dalam hati. Adapun niatnya adalah:

Bagi imam/makmum jenazah laki-laki

اُصَلِّيْ صَلاَةَ الْجَنَازَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ فَرْضَ كِفَايَةٍ اِمَامًا/ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli Shalatal Janaazati Arba’a Takbiraatin Ala Hadzal Mayyiti Farda Kifayatin Imamam/Makmuman lillaahi Ta’aala

Aku niat salat jenazah empat takbir untuk mayit laki-laki ini fardu kifayah menjadi imam/makmum karena Allah Ta’ala.

Jika tidak berjamaah/salat sendirian, maka niatnya adalah

اُصَلِّيْ صَلاَةَ الْجَنَازَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli Shalatal Janaazati Arba’a Takbiraatin Ala Hadzal Mayyiti Farda Kifayatin lillaahi Ta’aala

Aku niat salat jenazah empat takbir untuk mayit laki-laki ini fardu kifayah karena Allah Ta’ala.

Adapun jika jenazahnya perempuan, maka niatnya adalah

اُصَلِّيْ صَلاَةَ الْجَنَازَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ فَرْضَ كِفَايَةٍ اِمَامًا/ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli Shalatal Janaazati Arba’a Takbiraatin Ala Hadzhihil Mayyitati Farda Kifayatin Imamam/Makmuman lillaahi Ta’aala

Aku niat salat jenazah empat takbir untuk mayit perempuan ini fardu kifayah menjadi imam/makmum karena Allah Ta’ala.

Jika tidak berjamaah/salat sendirian, maka niatnya adalah

اُصَلِّيْ صَلاَةَ الْجَنَازَةِ اَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli Shalatal Janaazati Arba’a Takbiraatin Ala Hadzhihil Mayyitati Farda Kifayatin lillaahi Ta’aala

Aku niat salat jenazah empat takbir untuk mayit perempuan ini fardu kifayah karena Allah Ta’ala.

Jika tidak mampu meniatkan dengan bahasa arab, maka boleh dengan bahasa yang dia kuasai. Setelah takbir pertama disertai niat di dalam hati tersebut, kemudian membaca surah Al Fatihah (dan posisi tangan seperti salat pada umumnya).

Baca Juga :  Amalan Sunah saat Idulfitri

Kedua, takbir yang kedua, setelah itu membaca salawat Nabi saw. Minimal membaca

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allahumma Shalli Alaa Sayyidinaa Muhammad (Ya Allah, rahmatilah tuan kami Muhammad).

Ketiga, takbir yang ketiga, setelah itu membaca doa untuk mayit. Minimal doanya adalah

Untuk jenazah/mayat laki-laki

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Allahummaghfir lahu warhamhu wa aafihi wa’fi anhu

Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, lindungilah dia, dan maafkanlah dia
Adapun untuk jenazah perempuan

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا

Allahummaghfir laha warhamha wa aafiha wa’fi anha

Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, lindungilah dia, dan maafkanlah dia
Keempat, takbir yang keempat, setelah itu membaca doa. Adapun doanya adalah

” اَللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ”

Allahumma Laa Tahrimnaa Ajrahu Wa Laa Taftinnaa Ba’dahu Waghfirlanaa Wa lahu

Ya Allah, janganlah Engkau tolak kami pahalanya, janganlah engkau berikan fitnah setelahnya, dan ampunilah kami dan dia

” اَللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهَا”

Allahumma Laa Tahrimnaa Ajraha Wa Laa Taftinnaa Ba’dahaa Waghfirlanaa Wa lahaa

Ya Allah, janganlah Engkau tolak kami pahalanya, janganlah engkau berikan fitnah setelahnya, dan ampunilah kami dan dia
Setelah itu salam ke kanan dan ke kiri seperti salat pada umumnya.

Demikianlah tata-cara salat jenazah, yang terdiri dari empat takbir dan dua salam. Perlu diingat bahwa salat jenazah posisinya hanya berdiri, tidak ada rukuk dan sujud. Jadi, ketika salat tidak perlu membawa sajadah. Wa Allahu A’lam bis Shawab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.