Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Dzulhijjah

1
1199

BincangSyariah.Com – Dalam setiap bulan Hijriyah, kita disunnahkan untuk berpuasa tiga hari pada tanggal 13, 14 dan 15. Puasa yang dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15 ini disebut dengan puasa Ayyamul Bidh. Hal ini karena pada tanggal tersebut bulan sedang bercahaya dengan terang. Namun bagaimana tata cara puasa Ayyamul Bidh di bulan Dzulhijjah, padahal tanggal 13 merupakan hari tasyriq yang tidak boleh berpuasa?

Berpuasa pada tanggal 13, 14 dan 15 pada setiap bulan dalam kalender Hijriyah hukumnya adalah sunnah. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Nasa-i dan Tirmidzi dari Abu Dzar, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Hai Abu Dzar, ‘Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).

Juga berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Hurairah, dia berkata;

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Kekasihku (Rasulullah Saw) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak pernah meninggalkannya hingga aku mati, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan shalat Dhuha, dan mengerjakan shalat Witir sebelum tidur.

Kesunnahan berpuasa Ayyamul Bidh ini juga dianjurkan di bulan Dzulhijjah. Meski tanggal 13 bulan Dzulhijjah merupakan hari tasyriq dan tidak boleh berpuasa, namun hal itu tidak menghalangi anjuran melakukan puasa Ayyamul Bidh. Hanya saja, jika di bulan lain selain Dzulhijjah dimulai dari tanggal 13, 14 dan 15, maka di bulan Dzulhijjah dimulai dari tanggal 14, 15 dan 16. Bahkan menurut sebagian ulama, juga disunnahkan berpuasa pada tanggal 16 dan 17 Dzulhijjah sebagai pengganti dari tanggal 13 Dzulhijjah.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hawasyi Tuhfatul Minhaj bi Syarh Al-Minhaj berikut;

الاوجه خلافا للجلال البلقيني انه في الحجة يصوم السادس عشر ويوما بعده بدل الثالث عشر

Menurut pendapat yang lebih kuat yang berbeda dari pendapat Imam Al-Bulqini adalah bahwa pada bulan Dzhulhijja hendaknya berpuasa pada tanggal 16 dan satu hari setelahnya sebagai pengganti dari tanggal 13.

100%

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here