Keutamaan Takbiratul Ihram Bersama Imam, Kapan Bisa Didapat?

0
1437

BincangSyariah.Com – Ketika melaksanakan shalat berjemaah, selain dianjurkan mengikuti rakaat pertama bersama imam, makmum juga dianjurkan agar melakukan takbiratul ihram sesaat setelah imam takbiratul ihram. Hal ini agar makmum mendapatkan keutamaan takbiratul ihram bersama imam atau fadhilatut taharrum ma’al imam. Namun kapan makmum sudah bisa dinilai mendapat keutamaan takbiratul ihram bersama imam?

Melakukan takbiratul ihram sesaat setelah imam melakukan takbiratul ihram memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri. Bahkan dalam sebuah hadis disebutkan bahwa jika seseorang mengikuti takbiratul ihram imam selama empat puluh hari, maka dia akan dibebaskan dari sifat kemunafikan dan dari api neraka. (Baca: Batasan dan Ukuran Panjang Takbiratul Ihram)

Hadis dimaksud diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِى جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنَ النِّفَاقِ

Barangsiapa yang melaksanakan shalat karena Allah selama empat puluh hari secara berjamaah, ia tidak luput dari takbiratul ihram bersama imam, maka ia akan dicatat terbebas dari dua hal yaitu terbebas dari siksa neraka dan terbebas dari kemunafikan.

Dalam kitab Al-Taqriratus Sadidah disebutkan bahwa makmum dinilai mengikuti takbiratul ihram imam jika dia langsung melakukan takbiratul ihram sesaat setelah imam melakukan takbiratul ihram. Jika sedikit ada jarak di antara takbiratul ihram keduanya, apalagi sampai ada jarak yang lama, misalnya, imam sampai hampir selesai membaca surah Al-Fatihah, maka makmum sudah dinilai tidak mendapatkan keutamaan takbiratul ihram imam.

Adapun jika hanya sekedar bersiwak, meluruskan shaf dan membaca niat, setelah itu makmum langsung melakukan takbiratul ihram, maka dia masih dinilai mendapatkan keutamaan takbiratul ihram bersama imam. Hal ini sebagaiamana disebutkan dalam kitab Al-Taqriratus Sadidah berikut;

ينال المأموم فضيلة تكبيرة الامام اذا حضرها مع الامام واشتغل بها بعده مباشرة فلو تاخر ولو يسيرا فاتته الفضيلة ولا يضر تاخر يسير لنحو تسوية الصفوف او السواك

Makmum mendapatkan keutamaan takbiratul ihram imam jika dia hadir bersama imam dan dia langsung melakukan takbiratul ihram setelah imam melakukan takbiratul ihram. Jika dia terlambat, meski sebentar, maka dia tidak mendapatkan keutamaan takbiratul ihram imam. Dan, tidak masalah terlambat sedikit untuk meluruskan shaf atau melakukan siwak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here