Tak Bisa Mandi Sunah Jumat, Bolehkah Tayamum?

0
251

BincangSyariah.Com – Kesunahan mandi Jumat sangat ditekankan sekali dalam literatur fikih. Orang yang tidak memungkinkan mandi untuk menghadiri salat Jumat bahkan disunahkan berwudu sebagai ganti mandi Jumat. Ketidakmampuan berwudu, misalnya karena sakit tidak boleh terkena air, sebagai ganti mandi juga dapat diganti lagi dengan tayamum.

Syekh Abu Bakar Syatha berkata dalam I’anatut Thalibin demikian.

ويكفي تيمم واحد عنه وعن الوضوء المطلوب قبل الغسل إن نواهما به. وإنما قام التيمم مقام الغسل لأن المقصود منه العبادة والنظافة، فإذا فاتت هذه بقيت العبادة.

Satu kali tayamum sebagai ganti dari mandi sunah Jumat dan wudu yang dianjurkan sebelum mandi Jumat itu sudah cukup jika memang ia meniatkan untuk keduanya. Tayamum dapat menggantikan posisi mandi Jumat itu tujuannya adalah ibadah dan kebersihan. Tujuan kebersihan tidak tercapai (dalam tayamum) itu terwakili dengan nilai ibadah.

Dari keterangan ini terdapat beberapa pemahaman yang perlu dijabarkan. Pertama, selain mandi Jumat, wudu tersendiri untuk melakukan mandi Jumat juga dianjurkan, yang berbeda dengan wudu untuk melakukan salat Jumat. Praktiknya itu sebelum seseorang mandi Jumat hendaknya melakukan wudu untuk menuju mandi Jumat. Adapun niatnya adalah sebagai berikut.

نويت الوضوء لسنة غسل الجمعة لله تعالى

Nawaitul wudhu’a li sunnati ghuslil jum’ati lillahi ta’ala.

Saya niat wudu karena kesunahan mandi Jumat.

Praktik wudu untuk mandi Jumat ini sama seperti wudu biasa pada umumnya ketika kita hendak melakukan salat fardu. Setelah selesai wudu, barulah kita melakukan mandi sunah salat Jumat. Setelah mandi Jumat apakah perlu wudu lagi? Jawabannya adalah iya. Ini karena wudu yang dilakukan sebelum mandi Jumat itu wudu sunah. Karena itu, kita perlu melakukan wudu dengan niat raf’il hadasil ashghar, menghilangkan hadas kecil.

Baca Juga :  Anjuran Mempelajari dan Mengajarkan Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah

Kedua, wudu sunah untuk mandi Jumat dan mandi sunah Jumat itu sendiri dapat digantikan dengan cukup satu kali tayamum bagi orang sakit yang menurut dokter tidak boleh menyentuh air. Artinya, satu kali tayamum yang dilakukan itu berpahala dua ibadah, yaitu wudu sunah untuk mandi Jumat dan mandi sunah Jumat.

Adapun cara niat tayamum sebagai pengganti dari mandi sunah Jumat adalah sebagai berikut.

نويت التيمم بدلا عن غسل الجمعة

Nawaitut tayammuma badalan ‘an ghuslil Jum‘ati

Saya niat tayamum sebagai pengganti mandi Jumat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here