Lima Syarat Kesunnahan Mengakhirkan Shalat Dzuhur

0
1869

BincangSyariah.Com – Pada dasarnya, kita dianjurkan untuk melaksanakan shalat wajib di awal waktu. Disebutkan bahwa keutamaan mengerjakan shalat di awal waktu seperti keutamaan kehidupan akhirat atas kehidupan dunia. Namun demikian, khusus shalat Dzuhur, jika cuaca sangat panas, maka disunnahkan untuk diakhirkan hingga cuaca menjadi lebih sedikit dingin. (Hukum Melaksanakan Shalat Zuhur Secara Berjemaah di Masjid pada Hari Jumat)

Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dan Ibnu Umar, Nabi Saw bersabda;

إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوْا عَنِ الصَّلاَةِ، فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ

Apabila cuaca sangat panas, akhirkanlah shalat Dzuhur sampai waktu dingin karena panas yang sangat merupakan hawa panas neraka jahannam.

Juga berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik, dia berkata;

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا اشْتَدَّ الْبَرْدُ بَكَّرَ بِالصَّلاَةِ ، وَإِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ أَبْرَدَ بِالصَّلاَةِ

Nabi Saw biasanya jika keadaan sangat dingin beliau menyegerakan shalat dan jika keadaan sangat panas, beliau mengakhirkan shalat.

Dua hadis ini dijadikan dasar oleh para ulama mengenai kebolehan mengakhirkan shalat Dzuhur jika cuaca sangat panas. Bahkan menurut sebagian ulama, jika cuaca sangat panas, maka shalat Dzuhur disunnahkan untuk diakhirkan hingga cuaca agak dingin. Hasan bin Ahmad bin Muhammad Al-Kaf dalam kitab Al-Taqriratus Sadidah menyebutkan lima syarat kesunnahan mengakhirkan shalat Dzuhur sebagai berikut;

Pertama, harus berupa shalat Dzuhur, sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Saw.

Kedua, pada musim kemarau.

Ketiga, cuaca sangat panas.

Keempat, shalat Dzuhur tersebut hendak dilaksanakan dengan berjemaah.

Kelima, jarak pelaksanaan shalat Dzuhur jauh dari tempat tinggal atau dari rumah.

Baca Juga :  Hukum Memakai Peci saat Buang Air Besar

Jika lima syarat di atas terpenuhi, maka shalat Dzuhur disunnahkan untuk diakhirkan hingga cuaca agak dingin. Namun jika lima syarat ini tidak terpenuhi, maka shalat Dzuhur tetap dianjurkan untuk dikerjakan di awal waktu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here