Sunah-Sunah dalam Ibadah Kurban, Apa Saja?

0
1689

BincangSyariah.Com – Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan dalam Islam untuk dilaksanakan. Kata “kurban” sendiri berasal dari bahasa arab qaraba-yaqrabu-qurban, yang berarti “dekat”. Berkurban berarti melakukan usaha untuk dekat kepada Allah Swt., sehingga orang yang berkurban mesti diniatkan untuk taqarrub kepada Allah Swt. Tata cara kurban dalam Islam diatur dalam fikih kurban. Di antara tata cara berkurban, terdapat hal-hal sunah yang bisa dilakukan. Lantas, apa saja sunah-sunah dalam ibadah kurban?

Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘anatut Thalibin menjelaskan beberapa hal sunah saat berkurban. Pertama, mencari hewan kurban yang banyak dagingnya. Kedua, hewan kurban tidak cacat tanduknya, atau pun tidak memiliki tanduk sama sekali. Ketiga, hewan kurban disembelih setelah shalat Iduladha. Keempat, penyembelih sebaiknya Muslim. Kelima, penyembelihan dilakukan pada siang hari. Keenam, tempat sembelihan harus yang layak, yang tidak menyakiti hewan kurban. Ketujuh, saat menyembelih sebaiknya hewan sembelihan dihadapkan ke arah kiblat. Kedelapan, penyembelih juga dianjurkan menghadap kiblat sambil membaca basmalah, shalawat, dan doa berikut. 

 اللهم هذا منك وإليك، فتقبل مني.

Allohumma hadza minka wa ilaika, fa taqobbal minni. 

Ya Allah, hewan ini merupakan pemberian-Mu, dan dikembalikan lagi pada-Mu, maka terimalah kurban ini dariku.

Baca Juga :  Bayi Menangis, Bolehkah Membatalkan Salat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here