Hukum Shalat Shubuh Sendirian Tanpa Membaca Doa Qunut

0
21

BincangSyariah.Com – Menurut ulama Syafiiyah, membaca doa qunut ketika melaksanakan shalat Shubuh adalah sunnah, baik bagi imam, makmum maupun orang yang melaksanakan shalat sendirian. Karena itu, ketika seseorang melaksanakan shalat Shubuh sendirian tanpa berjemaah, maka dia tetap disunnahkan membaca doa qunut. (Baca: Bangun Kesiangan, Haruskah Qadha Shalat Subuh?)

Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ berikut;

مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ القُنُوْتُ فِيْهَا سَوَاءٌ نَزَلَتْ نَازِلَةٌ أَمْ لَمْ تَنْزِلْ وَبِهَذَا قَالَ أَكْثَرُ السَّلَفِ

Dalam madzhab kita (ulama Syafiiyah) disunnahkan membaca qunut dalam shalat Shubuh, baik karena ada musibah maupun tidak. Inilah adalah pendapat kebanyakan ulama salaf.

Di antara dalil yang dijadikan dasar adalah hadis riwayat Imam Ahmad dari Anas bin Malik, dia berkata;

مَا زَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ يَقْنُتُ فِيْ صَلاَةِ الْغَدَاةِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا

Rasulullah Saw senantiasa membaca doa qunut di dalam shalat Shubuh hingga beliau meninggalkan dunia atau wafat.

Bahkan menurut ulama Syafiiyah, membaca doa qunut dalam shalat Shubuh termasuk bagian dari sunnah ab’adh, yaitu suatu kesunnahan yang ketika tidak dilakukan, baik karena lupa atau sengaja, maka tidak sampai membatalkan shalat, tapi dianjurkan menggantinya dengan sujud sahwi.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Fiqh ala Madzahib Al-Arba’ah berikut;

الشافعية قالوا : تنحصر أسباب سجود السهو في ستة أمور : الأول : أن يترك الإمام أو المنفرد سنة مؤكدة وهي التي يعبر عنها بالأبعاض وذلك كالتشهد الأول والقنوت

Ulama Syafiiyah berpendapat bahwa sebab-sebab sujud sahwi teringkas dalam enam perkara. Pertama, ketika imam atau orang yang shalat sendirian meninggalkan sunnah muakkad yang biasa diungkapkan dengan sunnah ab’adh. Sunnah-sunnah ini seperti halnya tasyahud awal dan doa qunut.

Baca Juga :  Kenapa Salat Jenazah Tanpa Rukuk dan Sujud?

Dalam kitab Nihayatu Muhtaj, Imam Al-Ramli berkata sebagai berikut;

المراد بسجود السهو ما يفعل لجبر الخلل وإن تعمد سببه كترك التشهد الأول أو القنوت عمدا

Yang dimaksud dengan sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan untuk memperbaiki kekurangan, meskipun kekurangan tersebut dilakukan secara sengaja. Seperti meninggalkan tasyahud awal atau qunut dengan sengaja.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan di atas, melaksanakan shalat Shubuh sendirian tanpa membaca doa qunut hukumnya adalah sah, hanya saja dianjurkan melakukan sujud sahwi, baik tidak membaca doa qunut karena lupa atau karena sengaja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here