Shalat Sendiri, Boleh Niat Berjamaah kepada Orang Lain?

0
849

BincangSyariah.Com – Bolehkah saat shalat sendiri, kita niat berjamaah kepada orang lain ketika melihat ia sedang melaksanakan shalat berjamaah ? Shalat berjamaah memiliki keutamaan dibandingkan shalat secara sendiri. Disebutkan dalam sebuah hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim,

صلاة الجماعة أفضل من صلاة الفذّ بسبع وعشرين درجة

shalat jamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dua puluh tujuh derajat.

Begitu utamanya melaksanakan shalat jamaah, bahkan ketika seseorang melaksanakan qadha (melaksanakan shalat yang tertinggal dikerjakan di waktu seharusnya) sendirian, lalu ada seorang yang menjadi Imam juga melaksanakan shalat qadha yang sama, maka jamaah menjadi sunnah.

Terkait dengan hukum shalat jamaah, menurut mazhab Syafi’i hadis tersebut menunjukkan kepada kesunahan. Sementara menurut mazhab Hanbali, hadis tersebut menunjukan kewajiban (fardhu). Menurut Imam an-Nawawi, menurut pendapat yang kuat, hukumnya adalah fardhu kifayah, yaitu diwajibkan namun ketika sudah ada yang menunaikan beban wajib sudah terpenuhi oleh mereka yang melaksanakan jamaah.

Menurut Syaikh Zainuddin al-Malibari dalam Fath al-Mu’in (h. 173), ketika seseorang shalat sendirian (munfarid), ia boleh niat untuk berjamaah kepada orang lain saat ia menjadi imam. Meskipun, shalatnya sudah sendirian dan rakaat antara yang shalat sendiri dengan Imam ini berbeda. Gambarannya, misalnya keduanya sama-sama melaksanakan shalat isya, Imam sudah dua rakaat dan makmum sudah tiga rakaat, maka boleh bagi calon makmum untuk ikut bermakmum kepada Imam tersebut.

Baca Juga :  Sambil Mengendarai Motor Tetap Salat, Bolehkah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here