Hukum Shalat Ghaib pada Lebih dari Satu Jenazah

1
1405

BincangSyariah.Com – Jika di suatu tempat terdapat lebih dari satu jenazah, dan kita hendak melaksanakan shalat ghaib untuk mereka, apakah cukup kita melaksanakan satu shalat ghaib untuk semua jenazah tersebut atau harus melaksanakan satu shalat ghaib untuk satu jenazah? (Baca: Hukum Mengubur Korban Bencana Alam Secara Massal)

Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa jika ada jenazah lebih dari satu, baik berjenis kelamin laki-laki semua, atau perempuan semua, atau campuran laki-laki dan perempuan, maka kita cukup melakukan shalat jenazah untuk mereka dengan satu kali shalat jenazah saja. Kita tidak perlu melakukan shalat jenazah satu persatu untuk mereka.

Ini adalah pendapat yang telah disepakati oleh ulama fiqih sebagaimana disebutkan oleh Hasamuddin dalam kitabnya Shalatul Ghaib; Dirasah Fiqhiyah Muqarah berikut;

اتفق الفقهاء على جواز صلاة الجنازة على اموات متعددين مهما كان عددهم ذكورا واناثا فانه تجزئ صلاة واحدة عليهم جميعا

Ulama fiqih telah sepakat atas kebolehan melaksanakan shalat jenazah pada beberapa jenazah meskipun bilangan mereka terdiri dari jenazah laki-laki dan perempuan. Cukup melaksanakan satu shalat jenazah untuk mereka semua.

Karena pada dasarnya shalat ghaib sama dengan shalat jenazah pada umumnya, maka menurut Hasamuddin, boleh juga melaksanakan satu shalat ghaib untuk lebih satu jenazah. Sebab itu, jika kita hendak melaksanakan shalat ghaib untuk lebih satu jenazah, maka kita cukup melaksanakan satu shalat ghaib saja. Kita tidak perlu melaksanakan satu shalat ghaib untuk satu jenazah.

Dalam kitab Shalatul Ghaib; Dirasah Fiqhiyah Muqarah, Hasamuddin berkata sebagai berikut;

والذي يغلب على ظني ان الفقهاء الذين اجازوا صلاة الغائب يجيزون صلاة الغائب على مجموعة اموات غائبين كما هو الحال عند اجتماع الجنائز

Baca Juga :  Hukum Berjalan di Depan Keranda Jenazah

Menurut dugaan kuatku bahwa para ulama fiqih yang membolehkan shalat ghaib, mereka membolehkan shalat ghaib atas sekumpulan jenazah yang jauh sebagaimana halnya ketika berkumpulnya jenazah yang hadir (di hadapan orang yang shalat jenazah).

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Shalat ghaib adalah shalat jenazah yang dilakukan dari jarak yang jauh dari tempat jenazah. Oleh karena itu, ketika jenazah berada di tempat yang jauh, maka kita boleh melakukan shalat ghaib. Para ulama berbeda pendapat terkait batasan jarak jauh sehingga boleh melaksanakan shalat ghaib. (Baca: Hukum Shalat Ghaib pada Lebih dari Satu Jenazah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here