Salat Jenazah, Apakah Alfatihah Harus Dibaca setelah Takbir Pertama?

1
8353

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bersama bahwa pada umumnya surah Alfatihah dibaca setelah takbir pertama. Ketika kita salat jenazah, dan seluruh kaum Muslim pada umumnya, membaca Alfatihah setelah takbir pertama. Namun apakah Alfatihah harus dibaca setelah takbir pertama? Atau boleh dibaca setelah takbir yang lain selain takbir pertama?

Sudah pasti bahwa membaca surah Alfatihah termasuk bagian dari rukun salat jenazah. Karena itu, salat jenazah tidak sah tanpa membaca Alfatihah. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Almajmu berikut;

فقراءة الفاتحة فرض في صلاة الجنازة بلا خلاف عندنا

“Membaca Alfatihah adalah fardu (wajib) tanpa ada perbedaan di antara kami (ulama Syafiiyah).”

Meski demikian, surah Alfatihah tidak harus dibaca setelah takbir pertama. Alfatihah boleh dibaca setelah takbir kedua, takbir ketiga atau keempat. Yang wajib hanya membaca Alfatihah dalam salat jenazah, tidak masalah dibaca setelah takbir pertama atau setelah takbir lainnya. Hal ini sebagaimana penjelasan Imam Nawawi berikut;

فإن قرأها بعد تكبيرة أخرى غير الأولى جاز ، صرح به جماعة من أصحابنا ، ونقله القاضي أبو الطيب والروياني عنهم

“Jika membaca Alfatihah setelah takbir yang lain selain takbir pertama, maka hukumnya boleh. Hal tersebut telah ditegaskan oleh sekolompok ulama kami, sebagaimana dinukil oleh Imam Alqodhi Abutthib dan Imam Arrawyani.”

Meskipun boleh Alfatihah dibaca setelah takbir kedua, ketiga dan keempat, namun dibaca setelah pertama lebih baik dan lebih utama. Bahkan dalam kitab Alumm, Imam Syafii sangat menyukai dan lebih senang bila Alfatihah dibaca setelah takbir pertama. Beliau berkata:

وأحب إذا كبر على الجنازة أن يقرأ بأم القرآن بعد التكبيرة الأولى

“Saya senang bila seseorang bertakbir dalam rangka melakukan salat jenazah untuk membaca ummul quran (Alfatihah) setelah takbir pertama.”

100%

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here