Salat Iduladha Sendirian, Apakah Disunahkan Khutbah?

0
292

BincangSyariah.Com – Salat Iduladha termasuk salat sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Bahkan seperti disebutkan Syakh Wahbah Azzuhaili dalam kitabnya Alfiqhul Islami, salat Idulfitri dan Iduladha merupakan salat sunah yang paling dianjurkan untuk dilaksanakan secara di antara salat sunah yang lain.

Meski salat Iduladha dianjurkan berjemaah, bukan berarti seseorang tidak boleh melaksanakannya sendirian. Jika tidak bisa melaksanakan salat Iduladha berjamaah, maka dianjurkan melaksanakannya sendirian.

Imam Almuzanni mengatakan, sebagaimana dikutip oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Almajmu, salat Id, baik Idulfitri maupun Iduladha, boleh dilaksanakan sendirian, musafir, budak dan perempuan.

روى المزني رحمه الله انه يجوز صلاة العيد للمنفرد والمسافر والعيد والمرأة

“Imam Almuzanni meriwatkan bahwa boleh salat Id dilaksanakan sendirian, musafir, budak dan perempuan.”

Selain itu, sudah maklum bahwa setelah salat Iduladha dilaksanakan, maka selanjutnya imam berdiri untuk melakukan dengan khutbah. Hal ini karena khutbah termasuk dari rangkaian salat Iduladha, sebagaimana telah dilakukan oleh Nabi Saw. dan para sahabatnya. Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar, dia berkata;

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ – رضى الله عنهما – يُصَلُّونَ الْعِيدَيْنِ قَبْلَ الْخُطْبَةِ

“Nabi Saw. dan Sayidina Abu Bakar dan Umar biasa melaksanakan salat Id sebelum khutbah.”

Lantas, apakah seseorang yang salat Iduladha sendirian juga dianjurkan melakukan khutbah setelah salat Iduladha?

Menurut kebanyakan ulama Syafiiyah, seseorang yang melaksanakan salat Id sendirian, maka tidak dianjurkan melakukan khutbah. Namun demikian, Imam Rafii berpendapat sebaliknya. Beliau mengatakan bahwa tetap dianjurkan melakukan khutbah bagi seseorang yang melaksanakan salat Id sendirian. Pendapat Imam Rafii ini dinilai lemah oleh para ulama.

Baca Juga :  Tertib dan Berkesinambungan saat Wudhu

Imam Nawawi dalam kitab Almajmu mengatakan;

فأذا قلنا بالمذهب فصلاها المنفرد لم يخطب على الصحيح المشهور ….وفيه وجه شاذ ضعيف حكاه الرافعي ان يخطب

“Ketika kita berpendapat sesuai pendapat mazhab, maka ketika seseorang melaksanakan salat Id sendirian, maka dia tidak perlu melakukan khutbah. Di sisi lain terdapat pendapat yang syadz dan lemah dan dihikayahkan oleh Imam Rafii, bahwa tetap dianjurkan melakukan khutbah.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here