Qiyam Ramadan, Apakah Hanya Boleh Salat Tarawih Saja?

0
471

BincangSyariah.Com – Ramadan adalah bulan yang paling mulai dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan bulan-bulan lainnya. Memasuki bulan Ramadan ini, kita sering berjumpa dengan istilah qiyam Ramadan, baik di media cetak, online atau kultum ustadz sebelum tarawih di mulai. Qiyam Ramadan adalah satu kekhususan di bulan Ramadan yang pahalanya tidak tanggung-tanggumg diberikan kepada siapa saja yang menunaikanya. Sebagaimana yang tersurat dalam hadis Nabi Muhammad yang berbunyi:

عن ابي هريرة رضي الله عنه ان رسول الله صلي الله عليه وسلم قال: من قام رمضان ايماناواحتسابا غفرله ماتقدم من ذنبه. رواه البخاري

Barang siapa salat pada malam Ramadhan karena iman dan semata-mata taat kepada Allah maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Al-bukhari)

Qiyam Ramadan akan membuahkan ampunan Allah atas dosa-dosa yang tela usai jika dikerjakan dengan iman dan semata-mata berharap hanya kepada Allah. lantas apa Qiyam Ramadan yang dimaksud ini salat tarawih pada tiap malamnya, atau juga salat malam yang dikerjakan di bulan Ramadan juga?

Penjelasan Imam Nawawi dalm Syarh Shahih Muslim mengatakan bahwa yang dimaksud Qiyam Ramadan dalam hadis tersebut adalah salat tarawih saja. Sehingga siapa saja yang sudah menunaikan salat tarawih dengan penuh iman dan ihtisab, maka Allah akan mengampuni setiap dosa yang telah usai.

Salat tarawih yang dimaksud adalah salat yang dikerjakan umat Islam hanya pada bulan Ramadan dengan salam pada setiap dua rakaatnya. Salat tarawih asalnya dari kata ‘rahah’ yang bermakna istirahat. Dengan harapan orang yang telah menunaikan dua rakaat tersebut mengakhiri dengan salam dan bisa sejenak istirahat. Bukan salam yang bermakna sebagai jeda untuk dimulainya perlombaan rakaat selanjutya.

Baca Juga :  Alasan Diharamkan Puasa saat Idulfitri

Sebagian ulama juga ada yang memaknai qiyam Ramadan tidak sebatas salat tarawih saja, melainkan salat malam yang dilakukan sepanjang bulan Ramadan juga bisa disebut dengan qiyam Ramadan. Yang demikian berdasarkan hadis nabi yang diriwaytkan oleh Abu hurairah:

أفضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل

Salat yang paling afdhal setelah shalat fardhu (wajib) adalah shalat Lail.”

Jika salat yang paling utama setelah salat lima waktu adalah salat malam, maka dalam menghidupkan dan salat pada tiap malam Ramadan tidak sebatas salat tarawih saja. Melainkan juga bisa salat tarawih, salat tasbih, salat taubat dan lain salat sunah lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here