Perempuan Sebaiknya Menyembelih Kurban Sendiri atau Diwakilkan?

0
1035

BincangSyariah.Com – Dalam kitab Alfiqhul Islami wa Adillatuhu disebutkan, orang yang berkurban disunahkan untuk menyembelih hewan kurbannya dengan tangannya sendiri. Melakukan penyembelihan sendiri lebih utama dibandaing diwakilkan kepada orang lain, sebagaimana dalam melakukan ibadah yang lain.

Selain itu, Nabi Saw. selalu menyembelih sendiri hewan kurbannya. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata;

ضَحَّى النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ ، فَرَأَيْتُهُ وَاضِعًا قَدَمَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا يُسَمِّى وَيُكَبِّرُ ، فَذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ .

“Nabi Saw. berkurban dengan dua ekor kambing kibas putih. Aku melihat beliau menginjak kakinya di pangkal leher dua kambing itu. Lalu beliau membaca basmalah dan takbir, kemudian beliau menyembelih keduanya dengan tangannya sendiri.”

Apakah perempuan juga disunahkan menyembelih sendiri hewan kurbannya? Atau sebaiknya diwakilkan kepada orang lain?

Syaikh Wahbah Azzuhaili mengatakan dalam kitabnya Alfiqhul Islami, bahwa kesunahan menyembelih hewan kurban dengan tangan sendiri ditujukan bagi laki-laki yang bisa melakukan sendiri.

Adapun bagi perempuan, maka sebaiknya diwakilkan kepada orang lain. Namun demikian, perempuan yang mewakilkan sembelihan kurbannya kepada orang lain dianjurkan hadir untuk menyaksiakan proses penyembelihan hewan kurbannya.

والافضل ان يذبح الرجل بنفسه ان احسن الذبح اتباعا لفعل النبي صلى الله عليه وسلم والسنة للمرأة ان توكل عنها

“Paling utama bagi laki-laki menyembelih sendiri hewan kurbannya, sebagaimana perbuatan Nabi Saw. Dan sunah bagi perempuan untuk mewakilkan sembelihan hewan kurbannya kepada orang lain.”

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi Saw. selalu mewakili istri-istrinya dalam penyembelihan hewan kurban mereka. Nabi Saw. hanya menyuruh mereka hadir untuk menyaksikan proses penyembelihan kurbannya.

Bagitu juga dengan Sayidah Fatimah, Nabi Saw. hanya menyuruhnya hadir untuk menyaksikan sembilan hewan kurbannya, dan tidak menyuruh untuk menyembelih sendiri.

Baca Juga :  Hukum Membaca Bismillah saat Sembelih Hewan Kurban

Dalam hadis riwayat Imam Alhakim dan Albazzar dari Abi Said, dia berkata bahwa Nabi Saw. bersabda;

يا فاطمة قومي إلى أضحيتك فاشهديها فإن لك بأول قطرة تقطر من دمها أن يغفر لك ما سلف من ذنوبك ، فقالت فاطمة : يا رسول الله هذا لنا أهل البيت خاصة ، أو لنا وللمسلمين عامة ؟ قال : لا ، بل لنا وللمسلمين عامة  ، وسكت عنه

“Ya Fatimah, datanglah ke (tempat penyembelihan) hewan kurbanmu dan saksikanlah (saat penyembelihannya), sesungguhnya bagimu dari awal tetes darah hewan kurbanmu berupa ampunan dosa yang telah lalu.

Lalu Fatimah bertanya; ‘Ya Rasulullah, apakah ini khusus untuk kelurga kita atau untuk kita dan keseluruhan umat Muslim? Kemudian Nab Saw. menjawab; ‘Tidak, bahkan ini berlaku untuk kita dan keseluruhan umat Muslim. Lalu beliau diam.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here