Niat Memandikan Jenazah

2
93101

BincangSyariah.Com – Mengurus jenazah termasuk perbuatan terpuji dalam Islam. Bahkan hukumnya adalah fardu kifayah. Mengurus jenazah terdiri atas memandikan, mengafani, menyolati dan menguburkannya. Pada artikel ini, kita akan mempelajari bagaimana lafaz niat memandikan jenazah.

Sebelum disalati, jenazah harus terlebih dahulu dimandikan. Tidak sah melakukan salat atas jenazah sebelum jenazah tersebut dimandikan. Meski tidak wajib, salah satu cara memandikan jenazah adalah melakukan niat di dalam hati untuk memandikan jenazah. Niat tersebut dilakukan ketika pertama kali menuangkan air ke tubuh jenazah.

Berikut adalah niat memandikan jenazah laki-laki;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذَاالْمَيِّتِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla ada-an ‘an hadzal mayyiti lillahi ta’ala

“Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari jenazah (laki-laki) ini karena Allah Ta’ala”

Berikut adalah niat memandikan jenazah perempuan;

نَوَيْتُ الْغُسْلَ اَدَاءً عَنْ هذِهِ الْمَيِّتَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla ada-an ‘an hadzihil mayyitati lillahi ta’ala

“Saya niat memandikan untuk memenuhi kewajiban dari jenazah (perempuan) ini karena Allah Ta’ala”

Baca Juga :  Bolehkah Mengabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal?

2 KOMENTAR

  1. Assalamu alaikum wr..wbr…
    Ini yg sy dambakan selama ini baru ketemu semoga bisa dijadikan mata kuliah utama.terimakasih untuk semua semoga alloh swt mencatatnya sdg amal soleh amiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here