Niat dan Keutamaan Puasa Tasu’a tahun 2020

1
1565

BincangSyariah.Com – Besok dan lusa, 27-28 Agustus 2020 bertepatan dengan hari ke-9 dan ke-10 di bulan Muharram tahun 1442 H. Di kedua hari tersebut, kita disunahkan untuk melaksanakan puasa tasu’a dan ‘asyura.

Niat dan keutamaan puasa tasu’a adalah sebagai berikut. Berikut niat yang dibaca,

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوْعَاءَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالى

 Nawaitu Shouma Tasua sunnatan lillahi ta’ala

“Saya niat berpuasa hari kesembilan (di bulan Muharam), sunah karena Allah Ta’ala

Keutamaan atau kesunahan puasa tasu’a ini diantaranya berdasarkan hadis yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Abdullah bin ‘Abbas ra. Hadis ini menggambarkan keinginan Nabi Saw. untuk merubah sunnah berpuasa di tanggal 10 Muharram menjadi tanggal 9, karena Nabi Saw. mendapatkan informasi bahwa puasa di tanggal 10 tersebut berbarengan dengan puasa yang dilakukan oleh orang Yahudi dan Nasrani. Tapi, Nabi Saw. tidak melakukannya karena wafat, sekitar 3 bulan sesudahnya.

حِينَ صَامَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَومَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بصِيَامِهِ قالوا: يا رَسولَ اللهِ، إنَّه يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ اليَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ: فَإِذَا كانَ العَامُ المُقْبِلُ إنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا اليومَ التَّاسِعَ قالَ: فَلَمْ يَأْتِ العَامُ المُقْبِلُ، حتَّى تُوُفِّيَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ

Ketika Rasulullah Saw. berpuasa di hari Asyura, dan memerintahkan untuk berpuasa di hari tersebut. Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, hari ke-10 di bulan Muharram itu hari yang (juga) diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani.” Lalu Rasulullah Saw. bersabda: “Maka kalau tahun depan tiba, jika Allah menghendaki kita berpuasanya di hari ke-9. Abdullah bin Abbas ra. berkata: “tahun mendatang itu tidak (sempat) hadir sampai wafatnya Rasulullah Saw.” 

Baca Juga :  Suami Mengajak Bercinta, Bolehkah Istri Melanjutkan Puasa Sunahnya?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here