Menurut Sayyid Muhammad Al-Maliki, Begini Tata Cara Shalat Hajat yang Sangat Mujarrab

1
1622

BincangSyariah.Com – Suatu hajat dapat tercapai di antaranya dengan berusaha dan berdoa kepada Allah dengan cara melaksanakan shalat hajat. Tidak diragukan lagi bahwa shalat hajat merupakan salah satu sarana paling baik agar keinginan dan hajat kita dikabulkan oleh Allah. Namun menurut Sayid Muhammad Al-Maliki dalam kitab Abwabul Farj, terdapat tata cara shalat hajat yang sangat mujarrab agar hajat segera terkabul.

Tata cara dimaksud adalah sebagai berikut;

Pertama, melakukan takbiratul ihram dengan niat sebagai berikut;

اُصَليْ سُنةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal haajati rok’ataini lillaahi ta’aala.

Aku shalat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Kedua, setelah membaca surah Al-Fatihah, baik pada rakaat pertama dan kedua, kemudian membaca kalimat tasbih berikut sebanyak sepuluh kali (10x);

سُبْحَانَ اللهِ وَاْلحَمْدُ للهِ وَلَا اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Subhaanallahi walhamdu lillaah walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbaru.

Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.

Ketiga, kemudian sebelum salam melakukan sujud sambil membaca doa berikut;

يَا اللهُ اَنْتَ اللهُ لَا اِلَهَ غَيْرُكَ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَا اْلجَلَالِ وَاْلاِكْرَامِ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ الطَّيِّبِيْنَ اْلاَخْيَارِ وَاقْضِ حَاجَتِيْ هَذِهِ () يَا رَحْمَنُ وَاجْعَلِ اْلِخيَرَةَ فِيْ ذَلِكَ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Yaa allaah, antallaahu laa ilaaha ghoiruka yaa hayyu yaa qoyyuumu yaa dzal jalaali wal ikroom, sholli ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aalihith thoyyibiinal akhyaari waqdhi haajati hadzihii (sebut hajatnya) yaa rohmaan, waj’alil khiyarota fii dzaalika innaka ‘alaa kulii syai-in qodiir.

Ya Allah, Engkau adalah Allah, tiada Tuhan selain Engkau. Wahai Dzat Yang Maha Hidup, Yang Berdiri Sendiri, wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya yang suci dan terpilih, dan kabulkan hajatku ini (sebut hajatnya), wahai Dzat Yang Maha Pengasih, serta jadikan hal itu pilihan terbaik. Sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu Maha Kuasa.

Baca Juga :  Apa yang Menghalangi Khusyuknya Shalat?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here