Mengqadha Mandi Jumat Setelah Shalat Jumat Dilakasanakan, Bolehkah?

2
1069

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bersama bahwa mandi sebelum berangkat shalat Jumat hukumnya sangat disunnahkan. Namun dalam keadaan tertentu kadang kita tidak sempat melakukan mandi Jumat, seperti waktunya sangat sempit karena baru datang dari kantor, sementara shalat Jumat sudah hendak akan dimulai. Dalam keadaan demikian, bolehkah mengqadha mandi Jumat setelah shalat Jumat dilaksanakan?

Menurut para ulama, mandi Jumat hukumnya sunnah dan waktunya dimulai sejak terbit fajar shadiq atau sejak waktu Shubuh tiba. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab I’natut Thalibin berikut;

وقت الغسل كائن بعد طلوع فجر، أي صادق، فلا يجزئ قبله، لأن الأخبار علقته باليوم، كقوله – صلى الله عليه وسلم -: من اغتسل يوم الجمعة ثم راح في الساعة الأولى.

Waktu mandi Jumat itu (disunahkan) setelah fajar shadiq terbit. Karena itu, sebelum fajar shadiq terbit, mandi Jumat tidak mencukupi. Hal ini karena beberapa hadis mengaitkan waktu mandi Jumat dengan hari Jumat, sebagaimana sabda Rasulullah Saw; “Orang yang mandi pada hari Jumat kemudian bersegera berangkat pada waktu awal.”

Sementara waktu mandi Jumat berakhir setelah imam mengucapkan salam dari shalat Jumat. Artinya, setelah shalat Jumat selesai dilaksanakan, maka tidak ada lagi waktu mandi Jumat. Juga tidak disunnahkan qadha mandi Jumat setelah shalat Jumat selesai dilaksanakan. Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Al-Bajuri dalam kitab Hasyiatul Bajuri berikut;

وينتهي وقته بالدخول في الصلاة

Waktu mandi Jumat berakhir jika shalat Jumat sudah mulai dilaksanakan.

Di antara alasan mengapa mandi Jumat tidak disunnahkan diqadha setelah shalat Jumat selesai dilaksanakan adalah karena mandi Jumat dianjurkan bagi orang yang hendak menghadiri shalat Jumat agar dirinya bersih dan terhindar dari bau tidak sedap. Dan, hal itu tidak berguna lagi jika shalat Jumat telah selesai dilaksanakan. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Baihaqi dari Ibnu Umar, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

Baca Juga :  Lupa Membaca Tasbih dalam Shalat Tasbih, Apakah Harus Melakukan Sujud Sahwi?

مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ  وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ

Siapa yang menghadiri jumatan, baik lelaki maupun wanita, hendaknya dia mandi. Dan siapa yang tidak mendatangi jumatan, maka dia tidak wajib mandi, baik lelaki maupun wanita.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here