Mengganti Doa Qunut dengan Doa Selamat, Apakah Boleh?

0
21

BincangSyariah.Com – Dalam sebuah kesempatan, ada seseorang yang bertanya mengenai hukum mengganti doa qunut dengan doa selamat. Pasalnya, dia belum hafal doa qunut, dan ketika melaksanakan shalat Shubuh, dia melakukan qunut dengan membaca doa selamat, bukan doa qunut seperti pada umumnya. Bagaimana hukum mengganti doa qunut dengan doa selamat dalam shalat Shubuh, apakah boleh? (Baca: Video Bacaan Doa Qunut Lengkap Dengan Artinya)

Menurut ulama Syafiiyah, melakukan qunut dalam shalat Shubuh termasuk bagian dari sunnah ab’adh, yaitu suatu kesunnahan yang ketika tidak dilakukan, baik karena lupa atau sengaja, maka tidak sampai membatalkan shalat, tapi dianjurkan menggantinya dengan sujud sahwi.

Hanya saja, ketika seseorang melakukan qunut, ia tidak harus membaca doa qunut seperti pada umumnya. Namun ia boleh menggantinya dengan doa apa saja, baik doa yang bersumber dari Al-Quran, bersumber dari Nabi Saw, atau bersumber dari ulama.

Misalnya ia boleh mengganti doa qunut dengan selamat berikut;

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Allohumma innaa nas-aluka salaamatan fiddiini wa ‘aafiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wa barokatan firrizqi wa tawbatan qoblal mauti wa rohmatan ‘indal mauti wa maghfirotan ba’dal mauti. Allohumma hawwin ‘alainaa fii sakarootil mauti wan najaata minan naari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut. Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, berikanlah kami keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in berikut;

Baca Juga :  Doa Nabi Setelah Shalat Sunnah Rawatib

ولا يتعين كلمات القنوت فيجزىء عنها آية تضمنت دعاء إن قصده كآخر البقرة وكذا دعاء محض ولو غير مأثور

Kalimat doa qunut tidak tertentu pada redaksi khusus, sehingga tetap mencukupi atas bacaan qunut dengan membaca ayat yang mengandung doa, ketika doa tersebut diniatkan untuk qunut, seperti halnya membaca ayat akhir surah Al-Baqarah. Begitu juga bacaan qunut dianggap cukup dengan membaca doa-doa lain, meskipun tidak bersumber dari Rasulullah Saw.

Oleh karena itu, ketika seseorang membaca doa selamat saat melakukan qunut, maka hal itu sudah dinilai cukup. Dengan membaca doa selamat, ia sudah dinilai telah melakukan kesunnahan qunut, meskipun yang lebih utama dan lebih baik adalah membaca doa qunut yang telah diajarkan oleh Nabi Saw maupun sahabatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here