Bolehkah Menggabung Niat Shalat Awwabin dan Hifdzil Iman?

0
1384

BincangSyariah.Com – Setelah kita melaksanakan shalat Maghrib, selain dianjurkan melakukan shalat sunnah ba’diyah Maghrib, kita dianjurkan pula untuk melakukan shalat sunnah Awwabin dan shalat Hifdzul Iman ‘keterjagaan iman’. Ketika kita hendak melaksanakan shalat Awwabin dan Hifdzil Iman, bolehkah kita menggabungkan niat dari keduanya? (Baca: Tata Cara Shalat Awwabin)

Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa waktu shalat Awwabin dan Hifdzil Iman sama-sama setelah melaksanakan shalat Maghrib. Bedanya jumlah rakaat shalat Awwabin maksimal dua puluh rakaat, sementara shalat Hifdzil Iman cukup dua rakaat saja.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Zainudin Al-Malibari dalam kitab Fathul Muin berikut;

ﻭﻣﻨﻪ ﺻﻼﺓ ﺍﻷﻭﺍﺑﻴﻦ ﻭﻫﻲ ﻋﺸﺮﻭﻥ ﺭﻛﻌﺔ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻤﻐﺮﺏ ﻭﺍﻟﻌﺸﺎﺀﻭﺭﻭﻳﺖ ﺳﺘﺎ ﻭﺃﺭﺑﻌﺎ ﻭﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻭﻫﻤﺎ ﺍﻷﻗﻞ

Di antara shalat yang tidak disunahkan berjemaah adalah shalat Awwabin. Ia berjumlah 20 rakaat dan dilakukan antara shalat Maghrib dan Isya’. Diriwayatkan bahwa ia berjumlah 6 rakaat, 4 rakaat dan 2 rakaat, dan 2 rakaat ini adalah jumlah rakaat paling sedikit.

Sementara dalam kitab I’antut Thalibin, Syaikh Abu Bakar Syatha menyebutkan sebagai berikut;

قال الفشنى قال النبي صلى الله عليه و سلم من احب ان يحفظ الله عليه ايمانه فليصل ركعتين بعد سنة المغرب يقرا فى كل ركعة فاتحة الكتاب و قل هو الله احد ست مرات و المعوذتين مرة مرة

Imam al-Fasyni berkata bahwa Nabi Saw pernah bersabda, B’arangsiapa yang ingin imannya dijaga oleh Allah, maka hendaklah ia shalat dua rokaat setelah shalat sunah Maghrib, di setiap rokaat membaca al-Fatihah, al-Ikhlas 6 kali dan surah al-Falaq al-Nas masing-masing sekali.

Mengenai menggabungkan niat antara shalat Awwabin dan Hifdzil Iman, menurut Syaikh Nawawi dalam kitab Nihayatuz Zain, hal itu diperbolehkan. Caranya adalah, jika kita hendak melaksanakan shalat Awwabin sebanyak enam rakaat, misalnya, maka pada dua rakaat pertama kita niatkan melakukan shalat Awwabin dan shalat Hifdzil Iman.

Adapun niatnya adalah sebagai berikut;

اُصَلِّيْ مِنْ صَلاَةِ اْلاَوَّابِيْنَ لِحِفْظِ اْلِايْمَانِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli min sholaatil awwaabiina li hifdzil iimaani rok’ataini lillaahi ta’aala.

Saya shalat sebagian shalat Awwabin untuk menjaga iman dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Syaikh Nawawi berkata dalam kitab Nihayatuz Zain sebagai berikut;

لا باس لونوى بالركعتين الاولتين من الست صلاة الاوابين وحفظ الايمان كأن يقول نويت اصلي من صلاة الاوابين لحفظ الايمان

Tidak masalah jika seseorang melaksanakan shalat dua rakaat pertama dari enam rakaat shalat Awwabin dengan niat shalat Awwabin dan Hifdzil Iman. Misalnya dengan mengatakan; Saya niat shalat sebagian shalat Awwabin untuk menjaga iman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here