Mengapa Dilarang Menggunakan Pakaian Berjahit saat Ihram?

0
57

BincangSyariah.Com – Salah satu larangan saat melakukan ihram (haji atau umrah) adalah memakai pakaian berjahit. Hal ini didasarkan oleh sabda Rasulullah dari Abdullah bin Umar ra.:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ مِنْ الثِّيَابِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَلْبَسُ الْقُمُصَ وَلَا الْعَمَائِمَ وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ وَلَا الْبَرَانِسَ وَلَا الْخِفَافَ إِلَّا أَحَدٌ لَا يَجِدُ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ

Dari Abdullah bin Umar Ra. bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah, “wahai Rasulullah, pakaian apa yang seharusnya digunakan oleh orang yang sedang berihram (haji atau umrah)?” Rasulullah bersabda, “tidak boleh mengenakan gamis (kemeja), serban, celana panjang, peci (kopiah) dan sepatu kecuali bagi yang tidak mendapatkan sandal, maka dia boleh mengenakan sepatu.” (Muhammad bin Ismail al-Bukhari, Sahih Bukhari, juz 2 hal 137)

Lantas, apa hikmah di balik adanya larangan mengenakan pakaian berjahit saat ihram? Nah, demi menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak ulasan berikut ini:

Syekh Ali Ahmad al-Jurjawi dalam kitabnya Hikmat at-Tasyri’ wa Falsafatuhu (hal. 189) menuturkan sekurang-kurangnya ada tiga hikmah perihal dilarangnya menggunakan pakaian berjahit saat ihram:

Pertama, menggunakan pakaian (kain) yang tidak berjahit saat ihram menunjukkan bahwa manusia saat itu berada di posisi yang tinggi derajat ketawadukannya kepada Allah. Hal ini dikarenakan saat kondisi tersebut seakan-akan manusia berkata “wahai tuhanku, ini diriku yang tidak memiliki apapun dihadapan-Mu, sesungguhnya Engkau pemiliki segala sesuatu baik yang sudah ada ataupun yang akan ada, ini diriku menghadap kepada-Mu sama seperti di hari ibu melahirkan diriku, tidak ada di sisiku apapun barang-barang dunia kecuali apa yang diigunakan untuk menutupi auratku”. (Baca: 10 Hal yang Diharamkan saat Ihram Haji dan Umrah)

Kedua, dilarangnya mengenakan pakaian (kain)  yang berjahit  mengindikasikan bahwa hal itu serupa (disamakan) dengan bayi yang baru lahir dimana tidak menggunakan (pakaian) apapun yang berjahit. Hal ini bermaksud bahwasanya orang yang sedang ihram tersebut tidak memiliki apa-apa dari harta dunia karena segala sesuatu adalah hanya milik Allah semata.

Ketiga, mengingatkan kepada orang yang sedang melakukan ihram (haji atau umrah) akan kondisi saat di  padang mahsyar kelak, dimana kita semua pada saat itu dalam keadaan tidak memakai pakaian apapun di badan. Nah, pemberian ingatan semacam ini bermanfaat bagi kaum mukminin guna menjalani kehidupan.

Itulah beberapa hikmah perihal dilarangnya penggunaan pakaian berjahit saat melakukan ihram, semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here