Mencabut Gigi Saat Berpuasa, Bolehkah?

0
619

BincangSyariah.Com – Sakit gigi kerap kali dirasakan oleh sebagian orang. Bahkan ada yang harus mencabut giginya yang sedang bermasalah itu. Namun, bagaimana hukumnya mencabut gigi saat berpuasa?

Terkait hal tersebut, di dalam Darul Ifta’ Al-Mishriyyah; lembaga otoritatif fatwa keagamaan di Mesir disebutkan sebagai berikut.

خلع الأسنان للصائم جائزٌ، ولا يبطل الصوم بذلك إذا لم يدخل شيءٌ إلى الجوف، وخروجُ الدم من خلع الأسنان لا يؤثِّر في الصوم، ولكن يجب على الصائم أن يتحرز من ابتلاع الدم

Mencabut gigi bagi orang yang sedang berpuasa adalah diperbolehkan, dan tidak membatalkan puasanya jika tidak ada sesuatu apapun yang masuk ke dalam lambungnya dan keluarnya darah karena mencabut gigi itu tidak mempengaruhi puasa. Tetapi, wajib bagi orang yang berpuasa untuk menjaga dari tertelannya darah.

Dengan demikian, maka mencabut gigi itu tidak membatalkan puasa seseorang selama tidak ada darah atau apa pun yang masuk ke dalam lambungnya. Karena salah satu hal yang dapat membatalkan puasa sebagaimana diterangkan oleh Imam Abu Syuja’ di dalam kitab Taqribnya adalah masuknya benda ke dalam tubuh dengan sengaja melalu lubang yang terbuka (mulut, hidung, dan lain-lain). Namun, alangkah lebih baiknya jika proses pencabutan gigi itu dilakukan pada malam hari saja untuk menghindari kemungkinan masuknya darah ke dalam lambung saat berpuasa. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Spirit Puasa pada Pembangunan Etika Sosial


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here