BincangSyariah.Com – Jamak diketahui bahwa masjid tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah semisal shalat berjama’ah, i’tikaf, dan membaca al-Qur’an semata. Lebih dari itu, sejak dulu masjid juga difungsikan untuk kegiatan sosial, seperti tempat rapat, musyawarah, dan acara kemasyarakatan lainnya. Perluasan fungsi masjid ini, dari tempat ibadah individual menjadi tempat ibadah sosial, merupakan langkah yang sangat baik dan secara hukum juga tidak begitu masalah selama kegiatan yang diselenggarakan di dalamnya tidak bertentangan dengan prinsip dasar syariat Islam.

Sekalipun kegiatan sosial diperbolehkan dilaksanakan di masjid, kita dituntut untuk senantiasa menjaga etika ketika berada di masjid dan memuliakannya. Karena bagaimanapun masjid tetap berbeda dengan bangunan lainnya. Imam al-Ghazali dalam Bidayah al-Hidayah menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan ketika hendak masuk masjid, dengan melakukan hal ini secara tidak langsung kita sudah memuliakan dan memberikan haknya. Di antara hak masjid yang harus ditunaikan adalah membaca do’a sembari melangkahkan kaki kanan ketika masuk masjid.  Imam al-Ghazali mengatakan:

 

فإذا أردت الدخول إلى المسجد فقدم رجلك اليمنى وقل : اللهم صل على محمد وعلى آله محمد وصحبه وسلم اللهم اغفر لي ذنوبي وافتح لي أبواب رحمتك

 

“Jika kalian masuk masjid, maka ayunkanlah kaki kananmu terlebih dahulu sambil melafalkan, Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala alihi Muhammad wa Shahbihi wa sallim, Alluhummagfir li dzunubi waftah li abwaba rahmatika (Ya Allah berilah shalawat kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya, limpahkanlah kepadanya salam. Ya Allah Ampunilah dosaku dan bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu).

Dengan membaca doa sembari melangkahkan kaki kanan terlebih dahulu ketika masuk masjid, kita sudah termasuk orang-orang yang memuliakan dan memenuhi hak masjid. Semoga kita mendapatkan rahmat-Nya. Wallahu a’lam

Baca Juga :  Mendoakan Orang yang Memberi Makan Buka Puasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here