Membagikan Daging Hewan Kurban Kepada Non-Muslim

1
637

BincangSyariah.Com – Dalam kitab Almufashshal fi Ahkamil Udhiyah disebutkan bahwa Imam Syafii mengatakan, sebaiknya daging hewan akikah dibagi tiga, sepertiga untuk orang yang berkurban dan keluarganya, sepertiga untuk sedekah, dan sepertiga yang lain untuk hadiah.

Dengan demikian, daging hewan kurban tidak boleh dimakan semuanya oleh orang yang berkurban dan keluarganya, namun sebagian harus diberikan kepada orang lain terutama fakir miskin dan tetangga sekitar.

Bagaimana jika sebagian tetangga orang berkurban ada yang non-Muslim, apakah boleh memberikan daging hewan kurban kepadanya?

Dalam kitab Almawahibul Jalil, Syaikh Hathab Arru’aini Almaliki mengatakan bahwa Imam Malik membolehkan daging hewan kurban diberikan kepada non-Muslim, sebagaimana juga dengan daging hewan akikah.

ونقل عن الامام مالك جواز ذلك في الاضحية وتقاس العقيقة عليها

“Dikutip dari Imam Malik tentang kebolehan memberikan daging hewan kurban kepada non-Muslim. Begitu juga dengan daging hewan akikah, karena disamakan kepada daging hewan kurban.

Imam Nawawi dalam kitab Almajmu mengatakan bahwa dibolehkan memberikan daging hewan kurban kepada non-Muslim dengan syarat bukan hewan kurban yang wajib dilakukan karena nazar. Jika hewan kurban wajib, maka tidak boleh memberikan kepada non-Muslim.

Bahkan Ibnu Qudamah dalam kitab Almughni dengan tegas membolehkan daging hewan kurban diberikan kepada non-Muslim. Hal ini dikarenakan daging hewan kurban seperti sedekah biasa yang boleh diberikan kepada non-Muslim.

Dengan demikian, daging hewan kurban tidak harus diberikan kepada sesama saudara Muslim. Non-Muslim juga boleh menerima pemberian dan makan daging hewan kurban, terutama jika mereka bertetangga, fakir miskin, atau masih kerabat.

Baca Juga :  Doa Menyambut Bulan Sya'ban

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.