Membaca Tulisan dalam Hati, Apakah Shalat Batal?

0
252

BincangSyariah.Com – Ketika kita melaksanakan shalat berjemaah, terkadang kita melihat tulisan yang menempel di baju atau sarung jemaah yang ada di depan kita. Tentunya, terkadang kita bukan hanya sekedar melihatnya, namun kita membaca secara berulang-ulang tulisan tersebut di dalam hati. Bagaimana hukum membaca tulisan dalam hati ketika sedang shalat, apakah shalat menjadi batal? (Baca: Apakah Tersenyum Membatalkan Shalat?)

Ketika kita melihat tulisan selain Al-Quran dan kemudian kita membacanya di dalam hati, maka hal itu tidak menjadikan shalat kita batal. Shalat kita tetap dinilai sah. Meski demikian, hal itu dihukumi makruh.

Misalnya, kita melihat tulisan yang menempel di baju jemaah yang ada di depan kita, kemudian kita mengejanya di dalam hati, maka hal ini tidak menjadikan shalat kita batal. Shalat kita tetap dinilai sah, meskipun perbuatan ini dihukumi makruh yang bisa mengurangi kesempurnaan dan kekhusyukan dalam shalat.

Ini adalah pendapat Imam Syafii dan kebanyakan ulama Syafiiyah. Mereka mengatakan bahwa membaca tulisan selain Al-Quran di dalam hati tidak menjadikan shalat batal. Selama tulisan tersebut hanya dibaca di dalam hati meskipun diulang-ulang, tanpa diucapkan melalui lisan, maka hal itu tidak membatalkan shalat. Namun jika diucapkan melalui lisan meski hanya sekali, maka shalat menjadi batal.

Hal ini sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu Syarh Al-Muhadzdzab berikut;

ولو نظر في مكتوب غير القرآن وردد ما فيه في نفسه لم تبطل صلاته وإن طال لكن يكره نص عليه الشافعي في الاملاء وأطبق عليه الأصحاب وحكى الرافعي وجها ان حديث النفس إذا طال أبطل الصلاة وهو شاذ والمشهور الجزم بصحتها

Jika seseorang melihat tulisan selain Al-Quran kemudian dia membacanya secara berulang-ulang di dalam hatinya, maka shalatnya tidak batal meskipun hal itu lama. Meski demikian, hal itu hukumnya makruh. Ini sebagaimana ditegaskan oleh Imam Syafii dalam kitab Al-Imla’ dan itu diterapkan oleh ulama Syafiiyah. Imam Al-Rafii menyebutkan satu pendapat bahwa pembicaraan dalam hati jika lama dapat membatalkan shalat. Ini adalah pendapat yang syadz, pendapat yang masyhur adalah tetap sah.

Baca Juga :  Agar Terhindar dari Perbuatan Dosa, Istikamahlah Lakukan Ibadah Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here