Benarkah Membaca Surah Yasin untuk Orang Meninggal Haram?

1
9482

BincangSyariah.Com – Membaca surah yasin merupakan suatu anjuran yang diperintahkan Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam, “Bacalah surah Yasin untuk orang-orang yang sudah meninggal di antara kalian (HR Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah). Menurut almarhum Prof Ali Mustafa Yaqub, hadis terkait bacaan yasin ini berkualitas hasan.

Tradisi membaca yasin untuk orang yang sudah meninggal atau dalam keadaan sakaratul maut itu bukan perkara haram, karena para sahabat dan tabiin juga melakukannya.

Senada dengan perintah Nabi di atas, para sahabat dan tabiin pun sudah terbiasa melakukan tradisi membaca yasin untuk orang yang sedang sakaratul maut atau sudah meninggal.  Hal ini sebagaimana yang diceritakan oleh seorang tabiin shigar (junior), Imam Shofwan as-Saksakiy (w. 155 H).

Ia menceritakan pengalaman guru-gurunya saat menghadiri wafatnya sahabat Nabi yang bernama Ghudlaif (w. 80 H) yang sedang dalam keadaan sakaratul maut.  Akhirnya Imam Sholih As-Sakuniy yang merupakan murid Sahabat Abu Hurairah yang memimpin acara Yasinan waktu itu. Ketika bacaan Yasin baru sampai pada ayat ke-40, sahabat Ghudlaif meninggal. Saat itu guru-guru Imam Shofwan berkata: yasinan di dekat  orang meninggal itu bisa membuatnya merasa nyaman. (HR Ahmad dengan kualitas Hasan)

Oleh karena itu, tradisi mengkhususkan bacaan yasin ini dianjurkan oleh Nabi, para sahabat, dan tabiin. Karena itu, kita tidak perlu ragu melakukan tradisi baik ini yang sudah dilakukan oleh para ulama salaf. Wallah a’lam.

Baca Juga :  Khatib Tidak Duduk di Antara Dua Khutbah Jumat, Apakah Khutbahnya Sah?

1 KOMENTAR

  1. benarkah terjemahannya “baca yaasin untuk orang2 yg SUDAH MENINGGAL”? ngacoo nih…

    Riwayat dari tabiin ternyata juga pada orang yg BELUM MENINGGAL…

    NDOPOK AE LEEKKK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here