Manfaat Membaca Al-Quran dengan Melihat Mushaf

6
1394

BincangSyariah.Com –  Menurut sebagian ulama, membaca Al-Quran dengan cara melihat mushaf secara langsung lebih utama dan lebih baik dibanding membaca Al-Quran tanpa melihat mushaf. Menurut Imam Suyuthi, membaca Al-Quran dengan melihat mushaf lebih utama karena akan lebih selamat dari kesalahan.

Di antara dalil yang dijadikan hujjah oleh Imam Suyuthi mengenai keutamaan membaca Al-Quran dengan melihat mushaf adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan Imam Baihaqi, bahwa Nabi Saw bersabda;

قِرَاءَةُ الرَّجُلِ الْقُرْآنَ فِي غَيْرِ الْمُصْحَفِ أَلْفُ دَرَجَةٍ، وَقِرَاءَتُهُ فِي الْمُصْحَفِ يُضَاعَفُ عَلَى ذَلِكَ إِلَى أَلْفَيْ دَرَجَةٍ

Rasulullah Saw bersabda; ‘Bacaan Al-Qur’an seseorang tanpa melihat mushaf adalah seribu derajat (pahalanya), dan bacaannya dengan melihat mushaf dilipatkan sampai dua ribu derajat.

Selain itu, terdapat beberapa manfaat dan keutamaan membaca Al-Quran dengan melihat mushaf secara langsung. Di antaranya adalah sebagai berikut;

Pertama, setan sangat takut pada seseorang yang membaca Al-Quran dengan melihat mushaf secara langsung. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Biharul Anwar berikut;

ليس شئ أشد على الشيطان من القراءة في المصحف نظرا

Tidak ada yang paling menakutkan setan dibanding membaca Al-Quran dengan melihat mushaf.

Kedua, menyehatkan mata dan menyembuhkan sakit mata. Ini sebagaimana kisah yang bersumber dari Ali bin Khalaf, dia berkata;

شكا رجل إلى محمد بن حميد الرازي الرمد فقال له: أدم النظر في المصحف، فإنه كان بي رمد فشكوت ذلك إلى حريز بن عبد الحميد، فقال لي: أدم النظر في المصحف، فإنه كان بي رمد فشكوت ذلك إلى الأعمش فقال لي: أدم النظر في المصحف، فإنه كان بي رمد فشكوت ذلك إلى عبد الله بن مسعود فقال لي: أدم النظر في المصحف، فإنه كان بي رمد فشكوت ذلك إلى رسول الله صلى الله عليه وآله فقال لي: أدم النظر في المصحف، فإنه كان بي رمد فشكوت ذلك إلى جبرئيل فقال لي: أدم النظر في المصحف.

Baca Juga :  Keutamaan Membaca Surah Al-Lail; Dimudahkan dalam Segala Urusan

Ada seseorang yang mengadu sakit mata pada Muhammad bin Humaid Al-Razi. Lalu Muhammad bin Humaid berkata pada orang tersebut, “Pandangilah terus mushaf, karena dulu saya pernah sakit mata dan kemudian saya mengadukan hal itu pada Al-A’masy.

A’masy berkata berkata kepada saya, ‘Pandangilah terus mushaf, karena dulu saya pernah sakit mata dan kemudian saya mengadukan hal itu pada Abdullah bin Mas’ud. Abdullah bin Mas’ud berkata kepada saya, ‘Pandangilah terus mushaf, karena dulu saya pernah sakit mata dan kemudian saya mengadukan hal itu pada Rasulullah Saw dan beliau berkata kepada saya, ‘Pandangilah terus mushaf, karena dulu saya pernah sakit mata dan kemudian saya mengadukan hal itu pada Jibril dan ia berkata kepada saya, ‘Pandangilah terus mushaf.’”

6 KOMENTAR

  1. […] Menurut ulama Syafiiyah, membaca Al-Quran dengan cara melihat mushaf hukumnya diperbolehkan dan shalat tetap dinilai sah. Shalat tidak batal meskipun membaca Al-Quran dengan melihat mushaf. Bahkan melihat mushaf terkadang menjadi wajib jika tidak bisa membaca surah Al-Fatihah kecuali dengan melihat mushaf. (Baca: Manfaat Membaca Al-Quran dengan Melihat Mushaf) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here