Hukum Memakai Peci Saat Shalat, Samakah Pahalanya Seperti Pakai Surban?

0
1634

BincangSyariah.Com – Ketika melaksanakan shalat, masyarakat muslim Nusantara tidak menggunakan surban sebagai penutup kepala. Mereka umumnya menggunakan peci atau songkok saat shalat, kadang peci berwarna hitam, putih dan warna lainnya. Apakah kesunnahan memakai peci atau songkok sama dengan kesunnahan memakai surban saat shalat?

Ketika kita melaksanakan shalat, kita dianjurkan untuk menutup kepala, baik dengan surban, peci atau songkok, kain dan lainnya. Tradisi masyarakat Arab dalam menutup kepala adalah dengan surban, dari zaman Nabi Saw hingga sekarang. Karena itu, Nabi Saw dan para sahabat menutup kepala saat shalat, bahkan di luar shalat, dengan memakai surban.

Di dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa;

أنه كان يُصلِّي في العِمامة

Nabi Saw biasanya shalat dengan memakai surban.

Bahkan ketika wudhu pun Nabi Saw memakai surban. Ini sebagaimana hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan;

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ ، فَمَسَحَ بِنَاصِيَتِهِ ، وَعَلَى الْعِمَامَةِ ، وَعَلَى الْخُفَّيْنِ

Nabi Saw berwudhu, beliau mengusap ubun-ubunnya, mengusap surbannya, dan mengusap khufnya.

Sementara tradisi masyarakat muslim Nusantara dalam menutup kepala adalah dengan memakai peci atau songkok. Menurut Sayid Abdurrahman dalam kitab Bughyatul Mustarsydin, nilai dan kesunnahan memakai peci atau songkok setara dengan nilai dan kesunnahan memakai surban. Karena baik peci maupun surban sama-sama berfungsi menutup kepala. Beliau berkata;

وَتَحْصُلُ سُنَّةُ الْعِمَامَةِ بِقَلَنْسُوَةٍ وَغَيْرِهَا

Kesunnahan memakai surban dapat pula dicapai dengan memakai peci atau sejenisnya.

Selain itu, lebih lanjut Sayid Abdurrahman dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin mengatakan bahwa Nabi Saw sendiri pernah memakai penutup kepala dengan jenis peci atau songkok. Beliau berkata;

وورد أنه كان يلبس قلنسوة بيضاء وفي رواية كان يلبس كمة بيضاء وهي القلنسوة .

Baca Juga :  Ghibah Saat Berpuasa

Disebutkan bahwa Nabi Saw pernah memakai peci putih. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Saw memakai ikat kepala putih, yaitu peci.

Oleh karena itu, bagi masyarakat muslim Indonesia, memakai peci saat shalat sudah cukup, tanpa harus ditambah dengan memakai surban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here