Hukum Melempar Tanah Ke Dalam Kubur saat Proses Penguburan

0
14753

Saat jenazah diturunkan ke dalam liang lahat dan sudah dilakukan azan dan iqamah, kemudian mulai ditutupi dengan tanah, kita sering menyaksikan orang-orang di sekitar kuburan melemparkan tanah ke dalam kuburan. Bagaimana hukum melempar tanah ke dalam kubur saat proses penguburan tersebut? Apakah ada tuntunannya dari Nabi Saw.?

Melemparkan tanah ke dalam kubur termasuk perkara yang disunahkan. Setiap orang yang berada dipinggir kuburan dianjurkan untuk melemparkan tanah sebanyak tiga kali. Perbuatan ini pernah dilakukan oleh Nabi Saw., sebagaimana dituturkan Imam Assyairazi dalam kitab Almuhazzab berikut;

ويستحب لمن على شفير القبر أن يحثوا في القبر ثلاث حثيات من تراب ، لأن النبي صلى الله عليه وسلم حثا في قبر ثلاث حثيات

“Disunahkan bagi orang yang berada dipinggir kuburan untuk melemparkan debu ke dalam kuburan sebanyak tiga kali. Hal ini karena Nabi Saw. pernah melemparkan tanah ke dalam kuburan sebanyak tiga kali.”

Dalam kitab Almajmu, Imam Nawawi menyebutkan bahwa melempar tanah ke dalam kuburan dimulai sejak liang lahat ditutup dengan tanah. Ketika melempar disunahkan menggunakan kedua tangan, bukan satu tangan. Ketentuan ini telah ditegaskan oleh Imam Syafii dalam kitab Alumm dan ulama Syafiiyah lainnya.

يستحب لكل من على القبر أن يحثي عليه ثلاث حثيات تراب بيديه جميعا بعد الفراغ من سد اللحد
“Disunahkan bagi setiap orang yang berada di atas kuburan untuk melemparkan tanah ke dalam kuburan sebanyak tiga kali, semuanya dengan menggunakan kedua tangan setelah selesai menutup liang lahat.”

Menurut Imam Qadhi Husain, Almutawalli dan ulama lainnya, pada lemparan pertama disunahkan membaca مِنْهَا خَلَقْنَاكُمْ  (minhe kholaqnakum), lemparan kedua membaca وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ
(wa fiha nu’idukum), dan lemparan ketiga membaca وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرَى (wa minhe nukhrijukum tarotan ukhro). Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad dari Abu Umamah, dia berkata;

Baca Juga :  Hukum Melakukan Salat Jenazah Setelah Mayat Dikuburkan

لَمَّا وُضِعَتْ أُمُّ كُلْثُوْم بِنْتُ رسول الله صلى الله عليه وسلم فِي اْلقَبْر قاَلَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم : مِنْهَا خَلَقْنَاكُمْ وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرَى

“Setelah Ummu Kultsum putri Rasulullah Saw. diletakkan di dalam kuburan, Rasulullah membaca; ‘Minha khalaqnakum wa fiha nu’idukum wa minha nukhrijukum tarotan ukhro.” (dari tanah kalian Kami ciptakan, ke dalam tanah Kami kembalikan, dan dari tanah Kami akan membangkitkan kalian sekali lagi).

Wallahu A’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here