Hukum Masuk Masjid Ketika Pakaian Terkena Najis

1
1361

BincangSyariah.Com – Dalam kondisi tertentu, terkadang kita masuk masjid dengan pakaian terkena najis. Misalnya, berteduh di masjid karena hujan padahal celana atau salah satu pakaian kita terkena najis. Bagaimana hukum masuk masjid ketika pakaian terkena najis? (Baca: Doa saat Memasuki Masjid Nabawi)

Ketika tubuh kita atau pakaian kita terkena najis dan kita khawatir akan mengotori masjid, maka kita diharamkan masuk masjid. Hal ini karena mengotori masjid, apalagi dengan sesuatu yang najis, hukumnya haram. Oleh karena itu, menurut para ulama, jika tubuh kita atau pakaian kita terkena najis dan khawatir mengotori masjid, maka kita haram memasuki masjid.

Adapun jika kita yakin bahwa najis yang ada dalam pakaian kita tidak akan mengenai dan mengotori masjid, maka hukumnya tidak haram memasuki masjid. Hanya saja, lebih baik tidak masuk masjid ketika tubuh kita atau pakaian terkena najis. Hal ini karena masjid merupakan tempat beribadah kepada Allah, sehingga kita tidak pantas masuk masjid ketika dalam keadaan najis atau pakaian kita terkena najis.

Hal ini sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu Syarh Al-Muhadzdzab berikut;

ويحرم ادخال النجاسة الى المسجد. فاما من على بدنه نجاسة او به جرح فان خاف تلويث المسجد حرم عليه دخوله وان امن لم يحرم. قال المتولي هو كالمحدث ودليل هذه المسائل حديث انس رضي الله عنه ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال ان هذه المساجد لا تصلح لشيئ من هذا البول ولا القذر انما هي لذكر الله وقراءة القرأن

Dan haram memasukkan najis ke dalam masjid. Adapun jika seseorang tubuhnya terkena najis, atau ada luka, dan dia khawatir akan mengotori masjid, maka haram baginya masuk masjid. Jika aman (tidak mengotori masjid), maka tidak haram. Imam Al-Mutawalli berkata, ‘Dia seperti orang yang hadas.’

Dalil dalam masalah ini adalah hadis yang bersumber dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda; ‘Sesungguhnya masjid-masjid ini tidak pantas pada kencing dan kotoran ini. Sesungguhnya masjid-masjid ini untuk berzikir kepada Allah dan membaca Al-Quran.

Dengan demikian, jika tubuh atau pakaian kita terkena najis, maka sebaiknya tidak berteduh atau istirahat di dalam masjid. Karena jika sampai mengotori masjid, maka hukumnya haram. Jika tidak mengotori masjid, maka tidak haram hanya saja kita dinilai sebagai orang yang tidak menghormati kemuliaan dan keagungan masjid.

Baca Juga :  Tata Cara Shalat Bagi Orang Sakit

1 KOMENTAR

  1. […] Menurut Imam Al-Mutawalli dan ulama lainnya, membawa hewan peliharaan ke dalam masjid seperti kucing hukumnya adalah makruh. Hal ini disebabkan karena hewan peliharaan tersebut dikhawatirkan akan mengotori masjid. Meski demikian, hal itu tidak sampai haram karena Nabi Saw pernah membiarkan Umanah binti Zainab membawa hewan ke dalam masjid. (Baca: Hukum Masuk Masjid Ketika Pakaian Terkena Najis) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here