Manfaat Membaca Surah Al-Kafirun Sebelum Tidur

5
3925

BincangSyariah.Com – Ada banyak amalan yang dianjurkan untuk kita kerjakan sebelum berenjak tidur. Mulai anjuran untuk berwudhu terlebih dahulu, membaca doa, juga membaca ayat dan surah tertentu. Tentunya semua amalan ini berdasarkan sunnah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

Di antara amalan yang dianjurkan sebelum tidur adalah membaca surah Al-Kafirun. Menurut sebagian ulama, hendaknya surah ini dijadikan sebagai bacaan penutup dari bacaan-bacaan yang lain. Disebutkan bahwa manfaat dan keutamaan membaca surah ini sebelum tidur bisa menjauhkan kita dari kemusyrikan.

Ini berdasarkan hadis yang disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Azkar, dari Naufal Al-Asyja’i, dia berkata;

قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: اقْرَأْ عِنْدَ مَنَامِكَ (قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ) ثُمَّ نَمْ عَلَى خَاتِمَتِهَا، فَإِنَّهَا بَرَاءَةٌ مِنَ الشِّرْكِ

Rasulullah Saw pernah berkata kepada saya; ‘Bacalah ketika akan tidur, ‘Qul ya ayyuhal kafirun,’ kemudian tidurlah setelah selesai menamatkannya, sesungguhnya ia pelepasan diri dari syirik.’

Juga disebutkan dalam kitab Musnad Abu Ya’la Al-Mushili dari Ibnu Abbas, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى كَلِمَةٍ تُنْجِيْكُمْ مِنَ اْلإِشْرَاكِ بًالله عز وجل تَقْرَءُوْنَ { قل يا أيها الكافرون } عِنْدَ مَنَامِكُمْ

Maukah kalian saya tunjukkan sebuah kalimat yang akan menyelamatkan kalian dari menyekutukan Allah. Hendaklah kalian membaca ‘Qul ya ayyuhal kafirun’ sebelum kalian tidur.

Dua hadis di atas menunjukkan keutamaan surah Al-Kafirun, khususnya ketika dibaca sebelum menjelang tidur. Sudah maklum bahwa isi dari surah ini adalah sebagai bentuk pernyataan akan keesaan Allah dan pengakuan bahwa tiada yang berhak disembah kecuali Dia. Sehingga ketika kita membaca surah ini apalagi memahami isinya, maka dengan sendirinya kita telah melepaskan diri kita dari kesyirikan, baik lahir maupun batin.

Baca Juga :  Doa Berjalan Menuju Masjid

5 KOMENTAR

  1. Bismillah. Tolong shalawat untuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam jangan disingkat! Kita diperintahkan untuk bershalawat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bukan bersaw. Mari kita lebih memperhatikan shalawat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here