Manfaat Membaca Istighfar pada Bulan Sya’ban

0
887

BincangSyariah.Com – Disengaja atau tidak, dalam keseharian setiap manusia tidak lepas dari perbuatan dosa, maksiat dan kesalahan. Dari itu kita diperintah oleh Allah untuk bertobat dari dosa-dosa yang telah kita lakukan dengan membaca istighfar. Akan sangat bahaya apabila dalam keseharian kita sudah menyadari dengan perbuatan dosa, tapi kita tidak mau bertaubat kepada Allah.

Dosa seperti debu yang menempel di tubuh kita, jika tidak dibersihkan maka tubuh kita semakin hari akan semakin kotor. Sebaliknya, jika debu tersebut dibersihkan setiap hari atau bahkan setiap saat, maka akan bersih tubuh kita.

Selain itu, membaca istighfar memiliki banyak faidah, manfaat dan keutamaan yang selayaknya diperhatikan oleh setiap orang beriman. Manfaat membaca istighfar ini akan semakin bertambah sempurna jika dibaca di waktu-waktu yang dimuliakan Allah, seperti bulan Sya’ban dan malam Nisyfu Sya’ban.

Dalam kitabnya Ma Dza Fi Sya’ban, Sayyid Muhammad bin Abbas al-Maliki menyebutkan beberapa manfaat membaca istighfar ini. Di antaranya menyebabkan kemudahan dalam rezeki, diberi jalan keluar dan solusi dalam kesulitan, kesempitan diberi kelapangan oleh Allah. Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Abu Daud, dari Nabi Saw. bersabda:

مَنْ لَزِمَ الاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجاً ، وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً ، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ

Artinya : “Barangsiapa yang senantiasa beristigfar maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar pada setiap kesulitan dan kelapangan dalam setiap kebingungan, dan memberikannya rezeki dari jalan yang tidak dia sangka.”

Manfaat yang lain sebagaimana disebutkan al-Imam Muhammad bin Ahmad Fadhl dalam kitabnya Syarh Tarajum al-Bukhari, adalah dosa-dosa akan dihapus oleh Allah. Hal ini sebagaimana hadis nabi yang diriwayatkan al-Tirmidzi dari Anas bin Malik:

Baca Juga :  Penentuan Umur Manusia Terjadi pada Bulan Sya’ban

قَالَ اللهُ تعالى : يَا بْنَ اَدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلاَ أُبَالِيْ , يَا بْنَ ادَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ , يَا بْنَ اَدَمَ إنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقَيْتَنِيْ لَا تُشْرِكْ بِيْ شَيْئاً لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً

Artinya: “Allah Swt berfirman, “wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan berharap kepada-Ku, maka Aku akan mengampuni dosamu dan Aku tidak pedulikan lagi. Wahai anak Adam, walaupun dosamu setinggi langit, bila engkau mohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku memberi ampun kepadamu. Wahai anak Adam, jika engkau menemui Aku dengan membawa dosa sebanyak isi bumi, tetapi engkau tiada menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberi ampunan sepenuh bumi pula”.

Dalam sebuah kisah disebutkan, ada seseorang datang menemui al-Hasan al-Basri dan mengadukan kemarau panjang yang terjadi di daerahnya. Al-Hasan al-Basri menjawab, “bacalah istighfar”. Ada seorang lagi yang datang dengan mengadukan kefaqiran dan kesusahannya dalam masalah rezeki. Al-Hasan al-Basri menjawab, “bacalah istighfar”. Orang ketiga datang menemui al-Hasan al-Basri dan mengadukan tentang sulitnya mendapatkan keturunan setelah bertahun-tahun menikah. Lagi-lagi al-Hasan al-Basri menjawab, “bacalah istighfar”.

Setiap menjawab dari pertanyaan dan pengaduan dari ketiga orang tersbut, al-Hasan al-Basri membacakan Alquran surat Nuh ayat 10-12:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Artinya;“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.

Baca Juga :  Begini Nabi Mengajarkan Tata Cara Tayamum bagi Orang Junub

Dalam ayat ini dengan jelas Allah berjanji akan memberi berbagai karunia bagi orang yang membaca istighfar, orang yang bertobat kepada Allah.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here