Merasa Banyak Dosa? Saat Hendak Shalat Taubat Disunahkan Mandi Dulu

1
1728

BincangSyariah.Com – Syekh Al-Nawawi Al-Jawi menjelaskan dalam kitabnya Nihayah al-Zain, bahwa seseorang wajib segera bertaubat sesaat setelah dia melakukan dosa walaupun dosa kecil. Apabila dia menunda bertaubat, maka dia berdosa karena penundaan taubatnya tersebut. Salah satu wasail atau sarana dan perantara bertaubat adalah dengan melakukan shalat taubat terlebih dahulu. Namun, apakah dia harus mandi taubat setelah melakukan dosa besar dan kefasikan?

Dalam tradisi ulama fikih, dikenal salah satu cara untuk bertaubat dengan cara mandi taubat atau ghaslut taubah. Mandi taubat ini dianjurkan bagi seseorang yang baru masuk Islam dan atau baru melakukan dosa besar dan kefasikan.

Menurut Imam Syafii, Abu Hanifah, dan ulama Syafiiyah, hukum mandi taubat adalah sunnah, bukan wajib, baik bagi orang yang baru masuk Islam atau bagi orang yang baru melakukan perbuatan maksiat. Oleh karena itu, jika seseorang baru masuk Islam atau baru melaksanakan dosa besar, seperti zina, maka ia disunnahkan untuk melakukan mandi taubat, dan tidak diwajibkan.

Hal ini karena ketika di zaman Nabi Saw ada seorang yang baru masuk Islam, atau baru melakukan dosa besar, Nabi Saw tidak pernah menyuruhnya untuk mandi taubat. Ini menunjukkan bahwa mandi taubat tidak wajib, tetapi hanya sunnah.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Tazkiratul Fuqaha oleh Abu Manshur Jamaluddin berikut;

وغسل التوبة مستحب‌ وليس بواجب ، سواء كانت عن كفر أو فسق عند علمائنا ـ وبه قال الشافعي ، وأبو حنيفة لأن العدد الكثير من الصحابة أسلموا ، فلو وجب الغسل لنقل نقلا متواترا ، أو مشهورا.

Dan mandi taubat hukumnya adalah sunnah, bukan wajib, baik mandi wajib dari kekufuran atau dari kefasikan, menurut ulama kami. Ini juga yang dikatakan oleh Imam Syafii dan Imam Abu Hanifah. Karena dulu banyak sahabat yang masuk Islam, jika mandi taubat wajib, maka hal itu akan disampaikan secara mutawatir atau masyhur.

Baca Juga :  Bolehkah Gabungkan Niat Mandi Junub dan Mandi Jumat?

Dengan demikian, jika seseorang baru masuk Islam, atau baru melakukan dosa besar, maka ia dianjurkan untuk melakukan mandi taubat. Mandi taubat ini hanya bersifat anjuran semata, bukan wajib.

1 KOMENTAR

  1. […] Anjuran mandi taubat dan melaksanakan shalat taubat ini berlaku setiap kali kita melakukan dosa dan maksiat kepada Allah. Karena itu, jika kita berbuat dosa kepada Allah dalam sehari sebanyak dua kali, misalnya, maka kita dianjurkan untuk mandi taubat dan melaksanakan shalat taubat sebanyak dua kali juga. Sehingga mengulang mandi taubat dan shalat taubat di hari yang sama diperbolehkan sesuai dengan pengulangan dosa yang telah kita lakukan. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here